2 Raja-Raja 3:16-17, 20
Kemudian berkatalah ia; “Beginilah firman Tuhan: Biarlah di lembah ini dibuat parit-parit sebab beginilah firman tuhan: Kamu tidak akan mendapat angin dan hujan, namun lembah ini akan penuh dengan air, sehingga kamu serta ternak sembelihan dan hewan pengangkut dapat minum. Keesokan harinya ketika orang bodoh mempersembahkan korban, datanglah dengan tiba-tiba air dari arah Edom, lalu penuhlah negeri itu,”
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 82; Roma 10; Ulangan 11-12
[kitab]Mazmu82[/kitab]; [kitab]0Roma10[/kitab]; [kitab]Ulang11-12[/kitab]
Saat umatNya membutuhkan air, perintahnya adalah: Galilah parit-parit yaitu tempat penampungan air. Namun, air itu datang dengan limpah saat mereka mempersembahkan korban. Dari kecil kita sekolah, belajar, bekerja dan sebagainya, itu seperti menggali parit. Mempersiapkan diri untuk menampung berkat.
Namun berkat itu sendiri baru turun dengan deras saat kita mau mempersembahkan korban. Korban kita kepadaNya adalah bukti cinta kita padaNya. Dan bagi mereka yang mengasihiNya berlaku janji bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala perkara atas hidup kita.
Sudahkah saudara menggali parit dan sudahkah saudara mempersembahkan korban tanda cinta kita kepadaNya?
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”