Cinta Sejati
Kalangan Sendiri

Cinta Sejati

Lois Official Writer
      4728

Matius 22 : 37

Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.”

 

Bacaan Alkitab Setahun : Amsal 3; Yohanes 13; 1 Tawarikh 18-19

 

Pacaran adalah masa-masa yang indah, ada banyak kejadian yang menjadi kesan tersendiri di dalam kehidupan kita. Meski pada akhirnya putus, namun kejadian di masa lampau bersamanya mempunyai makna di dalam hidup kita.

Jantung kita berdetak dengan cepat hanya karena melihatnya, ada begitu banyak warna di dalam kehidupan, kita menjadi berani dan tidak takut untuk jatuh cinta, melihatnya dari jauh saja sudah membuat kita puas dan selangkah demi selangkah kita mulai mengejarnya.

Saat-saat pacaran, kita dapat mengingat hari-hari yang sudah kita lalui bersamanya, bagaimana kita mau berkorban bagi dia, bagaimana kita mencurahkan hati kita sepenuh hati kepadanya, atau mungkin kita pernah melakukan pengorbanan gila-gilaan yang salah untuknya, walau dia tidak pantas mendapatkannya atau hal-hal lainnya yang tidak seharusnya kita lakukan untuknya.

Di dalam suatu hubungan, hubungan apapun itu, selalu ada pengorbanan dan saling pengertian yang harus dilakukan agar semuanya dapat berjalan dengan lancar. Jangan lupakan perasaan pacaran itu, pengorbanan seperti apapun yang kita lakukan. Hanya, alihkan hal itu pada Yesus, cinta sejati kita.

Cinta sejati kita itu tidak akan pernah membuat kita kecewa. Dia akan selalu bersama kita dan mencintai kita kembali. Entah seberapa cinta yang kita punya untuk-Nya, Dia akan jauh lebih besar mencintai kita. Dan pengorbanan yang Dia lakukan pun tak dapat dilukiskan. Yesus, si pemilik cinta sejati.

 

Hati, jiwa, dan akal budiku melantunkan kata cinta untuk Juru Selamatku yang begitu mencintaiku dan berkorban luar biasa. Cinta sejatiku, hanya untuk-Mu.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?