Kuasa Penyembahan
Kalangan Sendiri

Kuasa Penyembahan

Puji Astuti Official Writer
      6029

Yesaya 6:1

Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Bacaan Alkitab Setahun : Amsal 29; Kolose 2; 2 Tawarikh 14-15

Saat itu Raja Uzia mati, kematiannya menjadi akhir sebuah era besar bagi Israel yang menjadi bangsa yang besar dibawah pemerintahannya. Namun sekarang Raja Uzia telah mati dan hal itu menjadi sebuah pukulan yang hebat bagi seluruh orang Israel, termasuk Yesaya. Mereka mengalami pergolakan emosional. Keamanan mereka dipertaruhkan karena mereka menaruh pengharapan mereka pada manusia bukannya Tuhan.

Hari ini apa yang menjadi “Raja Uzia” kita? Banyak orang menaruh kepercayaan mereka di tabungan mereka, pekerjaan mereka dan juga hubungan mereka. Mereka seperti dibutakan, mereka keliru karena percaya jika hari ini keuangan dan kesehatan mereka baik-baik saja, maka besok juga akan demikian.

Untungnya Yesaya membuat langkah yang benar, saat badai menerpa bangsanya, dia datang kedalam bait Allah dan menemukan keamanan di dalam hadirat Tuhan. Tiba-tiba, badai yang telah memporak-porandakan hatinya lenyap, dan dia jatuh tersungkur menyembah Tuhan.

Seperti Yesaya, kita harus membangun hidup kita diatas dasar yang kuat, yaitu iman yang tidak tergoncangkan di dalam Dia yang tidak akan mengecewakan kita – Tuhan Yesus Kristus. Jadi ketika kehidupan mengalami penurunan, kita dapat beristirahat dengan aman di dalam pemeliharaan kasih Kristus. Dalam dunia yang penuh goncangan ini, ingatlah bahwa di dalam Tuhan kita akan tetap teguh dan aman.

Apakah hari ini Anda sedang mengalami badai kehidupan? Jika demikian ubahlah rasa takut dan kuatir Anda menjadi ibadah dengan masuk dalam hadirat Tuhan.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?