Pengharapan Dalam Kemustahilan

Pengharapan Dalam Kemustahilan

Lestari99 Official Writer
      4490
Roma 5:3-4
Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 102; Lukas 14; Yosua 15-16

Melalui broadcast message BBM, saya menerima kiriman video mengenai Nick Vujicic. Motivator yang mendunia ini kembali menginspirasi saya, bagaimana mungkin seorang pria yang tidak memiliki tangan dan kaki berhasil mengatasi kekurangan fisik yang dimilikinya dan berubah menjadi seorang motivator ulung.

Dalam video tersebut Nick berkata saat ia berusia 10 tahun, ia mencoba untuk bunuh diri dengan menenggelamkan dirinya. Saat itu ia benar-benar kehilangan pengharapan. Namun usaha bunuh diri itu gagal dan ia menyadari bahwa Tuhan memiliki rencana lain bagi hidupnya, memberikan pengharapan bagi orang lain melalui pengalaman hidupnya.

Meskipun secara fisik Nick terlihat jauh berbeda dari kebanyakan manusia di planet ini, namun ia percaya untuk memiliki pikiran dan rohani sehat yang berasal dari iman yang teguh jauh lebih penting dari apapun juga di dunia ini. Beberapa berita terakhir mengenai dirinya bahkan mengabarkan bahwa Nick telah menikah dengan seorang wanita cantik pada tanggal 10 Februari 2012 lalu. Sungguh luar biasa.

Di akhir video, sebuah kata-kata motivasi dari Nick Vujicic sungguh menyentak hati saya. “If you don’t get miracle... become one.” Kehidupan dan pidato-pidato yang disampaikannya telah menyentuh kehidupan jutaan orang, menyadarkan mereka bahwa Tuhan menciptakan setiap orang dengan sebuah tujuan yang indah, terlepas dari segala keterbatasan yang harus ditanggungnya di dunia ini.

Nick Vujicic berhasil bertahan mengatasi segala keterbatasan yang dimilikinya. Tumbuh dewasa sebagai seorang Nick Vujicic pastinya tidaklah mudah. Namun saat ini ia menjadi seorang yang begitu mencintai dan menikmati kehidupan.

Ketekunan Nick dalam menjalani hidup sungguh menginspirasi. Mencoba bertahan hidup dengan menghargai kehidupan yang Kristus anugerahkan di tengah segala kesulitan dapat membuat banyak orang frustrasi dan putus asa. Namun ketika kita bergantung sepenuhnya kepada Tuhan untuk menolong kita mengatasi kesulitan yang ada, Tuhan akan memberi kekuatan kepada kita untuk terus melangkah maju meskipun kita tak selalu dapat melihat penyelesaian dari masalah kita. Galatia 6:9 mengingatkan setiap kita untuk tidak jemu berbuat baik sehingga ketika tiba waktunya, kita akan menuai jika kita tidak menjadi lemah.

Apakah Tuhan yang penuh kasih menggunakan tantangan yang sepertinya mustahil diatasi untuk menghasilkan ketekunan dalam hidup kita? Izinkan Tuhan membentuk karakter ilahi di dalam kita, dan melalui karakter yang tahan uji itu akan timbul pengharapan (Roma 5:3-4).

Ketika cobaan menghadang untuk memperlambat hidup kita, akan lebih mudah bagi kita untuk menyerah. Namun dengan ketekunan, kita dapat mengatasi semua itu. Teruslah melangkah maju karena bersama dengan Kristus, kita akan keluar sebagai pemenang.

Saat dunia berkata sudah waktunya untuk menyerah, pengharapan akan berbisik, “Cobalah sekali lagi!”.

Ikuti Kami