Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 28; Lukas 4; Ayub 34-35
Natal adalah salah satu hari libur paling bahagia karena selama musim ini, orang lebih murah hati dari pada waktu-waktu lainnya. Praktik memberi adalah bukanlah inovasi zaman sekarang - itu sendiri sudah dimulai sejak Natal pertama yakni ketika Yesus dilahirkan. Semua orang di dalam cerita pada Alkitab punya sesuatu untuk diberikan.
• Ketika Maria menerima rencana Allah, ia memberikan tubuhnya menjadi rumah pertama bagi sang Juruselamat untuk berinkarnasi (Lukas 1:30-38).
• Ia juga menyerahkan reputasi baiknya untuk memenuhi panggilan Tuhan bagi hidupnya.
• Yusuf menawarkan kasih dan perlindungan kepada Maria dan anak yang bukan berasal dari benih spermanya (Mat. 1:18-25).
• Para malaikat surgawi memberikan pujian dan kemuliaan bagi Tuhan.
• Para gembala berbagi kesaksian pribadi pertama tentang Mesias.
• Orang-orang Majus melepaskan kenyamanan rumah mereka untuk mencari Raja yang baru lahir dan memberikan hadiah kepada-Nya layaknya royalti (Mat. 2:1-11).
Bila dilihat sekilas, hal-hal tersebut mungkin hanya tampak berhubungan untuk peristiwa Natal yang pertama, tetapi tindakan mereka masing-masing tersebut ternyata dapat diaplikasikan ke dalam kehidupan kita hari-hari ini, yakni kita sebagai orang percaya dipanggil untuk memberikan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan. Pertanyaan sekarang, sudahkah Anda menyerahkan seluruh hidup Anda kepada-Nya?
Diri Anda adalah kado ulang tahun yang Tuhan Yesus paling inginkan dan dapatkan. Maukah Anda memberikan kepada-Nya sekarang?
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”