Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 28; Lukas 4; Ayub 36-37
Yesus datang ke dunia supaya kita dapat tahu, sekali untuk selamanya, bahwa Allah peduli dengan cara kita hidup, percaya, dan mati.
Allah bisa memberi tahu kita dengan cara lain, tentu saja - dan itu dilakukan-Nya, lewat halaman-halaman Perjanjian Lama dan dalam kehidupan umat-Nya. Melalui firman-Nya yang tertulis Ia mendeklarasikan kasih-Nya. Tetapi, Yesus adalah Firman yang hidup.
Melalui kehidupan, kematian, dan kebangkitanNya, Yesus mendemonstrasikan kasih Allah dalam cara yang tidak pernah kita dapat sangkal. Paulus menulis, "Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).
Setiap kali Dia memberikan makan orang yang lapar, Ia sedang berkata, "Akulah roti hidup". Setiap kali ia menyembuhkan orang menderita, Dia sedang berkata, "Hatiku terluka melihat engkau menderita." Setiap gerakan yang Dia buat, mukjizat yang Dia lakukan, kata yang Dia ucapkan adalah untuk mengembalikan dunia terhilang kepada Allah yang penuh kasih dan berbelaskasihan.
Untuk mengetahui seberapa besar kasih Allah, lihatlah kepada kehidupan Anda saat ini.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”