Sukses Tanpa Tuhan

Renungan Harian / 23 November 2008

Kalangan Sendiri
Sukses Tanpa Tuhan
Lestari99 Official Writer
      7283
Amsal 23:4-5
Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali.

Bacaan Alkitab setahun : Mazmur 145; Wahyu 1; Zakharia 11-12

Sukses adalah buah hukum alam, bukan campur tangan adikodrati, kata Gaylord seorang penulis. Tak heran jika kesuksesan bisa jatuh kepada orang-orang yang ‘tidak tepat'. Sekalipun pernyataan Gaylord ini mengandung kebenaran, tapi tidak sepenuhnya benar. Pada kenyataannya 'hukum alam' bersama dengan hukum nurani dam hukum Tuhan ditetapkan-Nya untuk mengatur kehidupan.

Lukas 12:16-21 mengisahkan perumpamaan seorang petani yang ‘sukses tanpa Tuhan'. Petani ini diberkahi tanah yang subur, hingga lumbung-lumbungnya tidak lagi dapat memuat hasil panennya. Karena itu, ia memutuskan untuk merombak lumbungnya dan membangun lumbung yang lebih besar.

Dalam hal ini sang petani memiliki kesuksesan sekaligus kegagalan. Kesuksesannya adalah karena ia memiliki sebidang tanah yang produktif, dan kegagalannya karena menyimpan hasil panennya untuk dirinya sendiri. Tidak pernah terlintas di benaknya untuk berbagi dengan orang miskin, janda atau yatim piatu.

Tapi sebelum rencana besarnya terwujud, tampaknya ia tidak berhasil melewati malam itu. Saat ia menyelamati diri atas segala kepemilikan yang pikirnya tidak akan habis selama bertahun-tahun, Tuhan turun tangan dan berkata, "Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kau sediakan, untuk siapakah itu nanti?" Yesus menambah catatan kaki, seperti itulah jadinya orang yang berusaha kaya untuk dirinya sendiri, tapi tidak berusaha kaya di mata Allah.

Ada tanggung jawab menyertai kekayaan yang datang karena kesuksesan. Dalam kekayaan yang dipercayakan Allah pada kita, ada bagian orang miskin, janda dan yatim piatu di dalamnya. Ingatlah, kita diberkati untuk memberkati!

Dalam setiap bagian kekayaan kita, ada bagian orang lain di dalamnya.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?