Fearless Faith Seri 3: Kepercayaan Tanpa Syarat dan Bagaimana Menerapkannya
Ayat Renungan: Yohanes 13: 34-35
Kita bisa menjadi berkat bagi sesama dengan menunjukkan ketulusan kasih kita. Sebuah pelukan hangat kepada teman dekat, perhatian sederhana seperti menanyakan kabar dan kehadiran yang membawa keceriaan adalah tindakan kasih sederhana yang bisa memberkati orang lain.
Dengan membantu dan menunjukkan kasih kepada orang-orang di sekitar, kita belajar menghidupi perintah Tuhan untuk “mempraktekkan kasih persaudaraan yang tulis ikhlas dan sungguh-sungguh mengasihi dengan segenap hati”. Kasih dan berkat yang sudah lebih dulu kita terima dari Tuhan akan membuat kita peka terhadap kebutuhan orang lain. Karena itu, kita tidak lagi hidup untuk diri kita sendiri.
Mengasihi dan memberkati orang lain juga melatih kita menjadi murid-murid Tuhan yang menaruh kepercayaan tanpa syarat di dalam Dia dan taat mengerjakan perintah-Nya untuk ‘saling mengasihi’ seperti diperintahkan oleh Tuhan Yesus di 1 Yohanes 13 : 34-35, “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”
Kita perlu meminta Roh Kudus untuk membantu kita secara aktif mengasihi orang lain dan memimpin kita ke tempat-tempat di mana Dia mau kita bisa menjadi berkat bagi orang lain.
Action: Lakukan 1 tindakan nyata yang bisa memberkati orang-orang yang kamu temui, baik di rumah, kantor, atau di bus. Mintalah pimpinan Roh Kudus untuk memampukanmu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh mereka dan melakukannya untuk mereka.
Ayat Hafalan: 1 Yohanes 13: 34-35, "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
Hak cipta @Nely Hergendi
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”