Melepas Semua Beban

Renungan Harian / 13 February 2016

Kalangan Sendiri
Melepas Semua Beban
Theresia Karo Karo Official Writer
      6085

Markus 10:21
Hanya satu lagi kekuranganmu: Pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga.

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu44[/kitab]; [kitab]Kisah16[/kitab]; [kitab]Kelua37-38[/kitab]

Saat seseorang memutuskan pindah rumah, biasanya ada benda-benda atau perabotan yang terpaksa disingkirkan. Entah itu karena barangnya sudah lama, tidak ada ruangan yang cukup besar untuk menampungnya, dan alasan lainnya. Meski begitu, sebagian orang tetap saja kesulitan untuk berpisah dengan barang-barang kesayangannya. Bukannya mengurangi, mereka justru membebani diri dengan benda-benda tidak penting yang mengikatnya di masa lalu.

Psikolog Jane Adams menjelaskan bahwa, pengurangan berkaitan dengan tekanan, pembatasan, dan pemangkasan saat kita sedang menikmati mimpi kemarin. Pembebasan menyuarakan kemerdekaan, perluasan, hak untuk memimpikan (mimpi-mimpi) baru."

Alih-alih mencari makna harta benda, kita dipanggil untuk mencari kehidupan dan kemerdekaan di dalam Yesus. Kristus berkata kepada seorang pemuda yang masih terikat pada harta kekayaannya, "'Hanya satu lagi kekuranganmu: Pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di surga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku.' Mendengar perkataan itu mukanya muram, lalu pergi dengan sedih, sebab banyak hartanya" (Markus 10:21,22).

Sulit membayangkan Yesus membutuhkan suatu tempat untuk menyimpan barang-barang "ekstra"-Nya. Jika semua yang kita miliki membuat kita tidak menaati-Nya dengan segenap hati, siapkah kita membuka tangan, melepaskan barang itu, dan mengikut Dia tanpa beban? (Sabda.org)

Aku tak lagi meminta berbagai benda, karena Kristuslah kerinduanku; Dia berjalan dan bercakap-cakap denganku; Dialah yang memuaskan hasratku.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?