Masih Bisakah Kita Jujur?
Kalangan Sendiri

Masih Bisakah Kita Jujur?

Puji Astuti Official Writer
      6327

Amsal 2:7

Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]Mazmu39[/kitab] ; [kitab]Kisah11[/kitab] ; [kitab]Kelua27-28[/kitab]

Beberapa tahun lalu majalah Time merilis sebuah artikel yang berjudul, "Is America Telling the Truth?” Pada artikel itu dibahas bagaimana kebohongan sudah menjadi seperti wabah yang menyebar di seluruh negara tersebut. Mulai ditempat kerja, sekolah, dan  universitas. Kebohongan menjadi cara yang dihalalkan untuk mendapatkan apa yang mereka mau.

Namun pada kenyataannya, berbohong bukan saja menjadi wabah di Amerika, namun juga di dunia. Degradasi nilai-nilai kejujuran dan integritas terjadi, dan terkadang orang beralasan bahwa yang mereka lakukan adalah 'bohong putih' atau dengan niat baik. Namun faktanya adalah kebohongan adalah kebohongan, dan menyelesaikan masalah dengan kebohongan hanya akan membuatnya semakin rumit.

Lalu apakah kita sebagai orang percaya melakukan hal yang sama? Jika kita berani jujur, kita akan mengakui bahwa kita masih sering berbohong untuk mendapatkan apa yang kita mau. Mungkin kita beralasan bahwa kita hanya berbohong tentang hal-hal kecil, namun ingatkah kita bahwa tidak ada dosa besar dan dosa kecil. Saat kita membuka celah untuk ketidakjujuran, maka iblis bisa menggunakan hal itu untuk menjebak hidup kita.

Tuhan membenci kebohongan, dalam Yesaya 13:8, Tuhan mengecam nabi-nabi palsu yang mengucapkan kata-kata bohong, "Sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, oleh karena kamu mengatakan kata-kata dusta dan melihat perkara-perkara bohong, maka Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Tuhan adalah Allah yang benar, Dia tidak suka dengan kebohongan, Ia ingin umat-Nya hidup dalam kejujuran dan integritas. Jika tidak, maka kita menjadi musuh Tuhan. Hari ini, mari kita bertobat dan hidup dalam kejujuran. Sebab jika kita jujur, kita tidak perlu takut akan apapun karena Tuhan menyediakan pertolongan bagi kita dan menjadi tempat perlindungan kita.

Beranikah kita berkata benar bahkan dalam kondisi sulit sekalipun?

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?