Ucapkan Permohonanmu Tak Henti-Henti

Renungan Harian / 20 March 2013

Kalangan Sendiri
Ucapkan Permohonanmu Tak Henti-Henti
Lois Official Writer
      10935
Show English Version

Kejadian 30:22

 “Lalu ingatlah Allah akan Rahel; Allah mendengarkan permohonannya serta membuka kandungannya.”

 

 

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Mazmu80[/kitab]; [kitab]0Roma8[/kitab]; [kitab]Ulang7-8[/kitab]

 

Dalam Kejadian 29:31 dikatakan, “Ketika Tuhan melihat, bahwa Lea tidak dicintai, dibuka-Nyalah kandungannya, tetapi Rahel mandul.” Firman Tuhan katakan bahwa Rahel mandul, namun kita tahu selanjutnya bahwa dia bisa mempunyai anak, bahkan punya dua anak laki-laki, Yusuf dan Benyamin.

Bagaimana mungkin seorang yang mandul bisa melahirkan? Jawabannya ada di [kitab]Kejad30:22[/kitab]. Tuhan mendengarkan permohonan Rahel, setelah sembilan belas tahun lamanya. Tujuh tahun saat Yakub ternyata memperistri Lea, meski dia memperistri Rahel tujuh hari kemudian dengan bekerja pada Laban tujuh tahun lagi. Ditambah dengan lima tahun lamanya dia bekerja untuk Laban agar memperoleh ternak dan kemudian melarikan diri dari Laban setelah Rahel melahirkan Yusuf di tahun keenam.

Rahel harus menunggu begitu lama, namun toh dia tetap memohon pada Tuhan dan Tuhan membuka kandungannya. Tuhan Yesus juga memberikan perumpamaan hakim yang jahat, hakim yang akhirnya luluh akibat perjuangan seorang wanita hanya agar hakim ini tidak terganggu lagi. Tuhan kita lebih dari hakim yang jahat itu.

Ucapkan permohonanmu tak henti-henti. Tidak peduli meski kelihatannya mustahil, tidak ada jalan keluar, tidak ada hal positif yang menyertai, namun jangan menyerah. Jangan pernah menganggap sesuatu itu tidak mungkin terjadi, semuanya mungkin terjadi di dalam Tuhan. Pakai lutut dan tanganmu, arahkan hatimu pada Tuhan, dan berbicaralah pada-Nya.

 

Ucapkan permohonanmu tak henti-henti, apapun permohonan itu. Tuhan pasti buka jalan.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?