JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Daily Devotional

- Quotes of the Day -

Manusia Biasa


Untuk melakukan hal besar, Tuhan tidak butuh manusia super, ia hanya butuh manusia biasa yang memiliki iman kepada kekuatan-Nya yang “super” itu.

Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. ~ Yakobus 5:17

Sumber : jawaban.com

- Daily Devotional -
View : 2584 times

Lemah Tapi Memiliki Kekuatan


2 Raja-raja 7:6

Sebab TUHAN telah membuat tentara Aram itu mendengar bunyi kereta, bunyi kuda, bunyi tentara yang besar, sehingga berkatalah yang seorang kepada yang lain: "Sesungguhnya raja Israel telah mengupah raja-raja orang Het dan raja-raja orang Misraim melawan kita, supaya mereka menyerang kita."

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 61; Markus 5; Bilangan 5-6

Apapun kelemahan yang kita miliki, mungkin itu sesuatu yang menghambat kehidupan kita untuk maju, mungkin hal itu telah membuat kita frustrasi, hal yang perlu kita ingat adalah bahwa masih ada harapan di dalam Tuhan. Jangan memandang kepada kelemahan kita, tetapi pandanglah kepada kekuatan Allah.

Sama seperti kisah 4 orang yang sakit kusta dalam 2 Raja-raja 7, mereka adalah orang sakit, tidak memiliki kekuatan, terbuang dan tidak dianggap oleh siapapun di saat itu. Namun Tuhan mampu memakai mereka jauh diluar dugaan mereka sendiri. Langkah kaki ke empat orang tersebut Tuhan mampu buat menjadi suara derap kereta perang, kuda-kuda dan sebuah tentara besar yang datang menyerang, hal itu membuat tentara Aram yang saat itu mengepung Israel ketakutan serta melarikan diri.

Bayangkan, empat orang kusta berhasil mengusir sebuah tentara besar yang mengepung bangsa Israel. Jika bukan karena Tuhan, hal itu tidak mungkin.

Jadi, apa yang Anda anggap kelemahan Anda terbesar yang menjadi penghambat hidup Anda? Bawalah itu kepada Tuhan. Karena Tuhan sanggup menggunakan kelemahan kita dan ketidak mampuan kita untuk melakukan sesuatu yang besar. Dia sanggup membuat kita terlihat lebih kuat, lebih besar, dan melipatgandakan pengaruh kita tanpa kita menyadarinya. Jadi jangan lihat pada kelemahan kita, tapi marilah melihat kepada kemahakuasaan Tuhan.

Kelemahan dan ketidakmampuan kita tidak menghalangi Tuhan untuk melakukan sesuatu yang besar melalui hidup kita.

Sumber : Jawaban.com | Puji Astuti

CBN renungan mobile

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * Dd

    2012-03-02 04:55:51
    AMIN
  • * T

    2012-03-01 17:44:45
    Dahsyat
  • * Angel

    2012-03-01 10:40:36
    Kelemahan membuat kita tak berdaya, rendah diri dan terkadang lari dalam suatu keadaan.. kelemahan dapat membuat banyak orang "berpura-pura" untuk tidak melihat kita.. Dalam kelemahan itu juga selalu ada kata "kenapa dan mengapa" di setiap waktu perjalanan hidup.. Tapi dalam kelemahanlah kita butuh suatu kekuatan untuk menutupi dan mengangkat hingga semua orang dapat melihat kita.. Dalam kelemahan itulah kita tahu kata mukjizat.. Dalam kelemahan itu juga kita tahu kesempurnaan.. Kesempurnaan dalam memberi.. kesempurnaan untuk mengasihi.. kesempurnaan dalam menerima dan bersyukur.. Dan kesempurnaan itu hanya di dapat dalam satu nama yaitu YESUS.. Nama itu memberi dengan tulus. Nama itu mengasihi tanpa memandang siapa kita. Nama itu yang menerima kita dalam segala kelemahan-kelemahan, untuk menunjukan pekerjaan Allah terhadap manusia. Sehingga pekerjaan Allah menjadi sempurna dari dahulu, sekarang sampai selamanya. Amin
  • * takeshi

    2012-03-01 10:26:36
    Tuhanku turut bekerja dalam segala hal....ya dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagiku dan bagimu
  • * sepuh

    2012-03-01 09:31:08
    Sejatinya cerita tersebut 4 orang kusta yg kelaparan dan frustasi. Pikir mereka kalau ke kota tidak ada makanan dan pastilah mereka mati kelaparan. Jadi mereka nekad dan pasrah ke arah tentara Aram dg 2 harapan dibiarkan hidup dan beroleh makanan atau di bunuh. Jadi 4 org kusta tersebut jauh sekali dari kata berserah pada Tuhan seperti yg Daud lakukan terhadap Goliat. Bahkan 4 org kusta tersebut terlihat kemaruk/aji mumpung dg bolak balik mengambil harta dan menyembunyikannya tanpa ada pikiran untuk berbagi dg orang lain sampai akhirnya ada 1 org diantara mereka yg menegur mereka. Jadi menurut saya perumpamaan mengandalkan Tuhan dengan contoh 4 orang kusta tersebut kurang tepat. Bahkan tidak ada kesembuhan maupun pertobatan dlm hidup 4 org kusta tersebut. Tuhan memberkati