Panggilan Kudus Allah
Kalangan Sendiri

Panggilan Kudus Allah

Naomi Irmadiana Contributor
      978

2 Timotius 1: 9-10

"Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa."

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 30; Filipi 2; Ayub 40-41

Menemukan tujuan hidup kita sebagai hamba yang dipanggil oleh Allah adalah hal yang sangat penting. Setelah menemukan panggilan tersebut, tentu saja kita harus mengobarkan semangat untuk mencapai tujuan hidup kita.

Allah telah memberikan anugerah besar sehingga kita menerima keselamatan. Bukan karena perbuatan baik kita, tetapi semata-mata hanya karena kasih karunia anugerah Allah. Untuk itulah, penting bagi kita mengerjakan tugas keselamatan, yaitu menginjili dan menebarkan kasih Allah bagi dunia ini.

Rasul Paulus adalah contoh rasul yang melakukan tugas pelayanan dengan sangat baik. Dia bersedia untuk terus menyebarkan injil meskipun nyawanya dipertaruhkan. Rasul Paulus paham dan mengenal apa yang menjadi tugas utamanya, sehingga ia mampu mengerjakan tugasnya sebagai hamba Allah dengan segala resikonya.

Bukankah kita pun seharusnya demikian? Menyebarkan Injil keselamatan sebagai tugas utama kita. Dengan demikian, kita akan beroleh energi besar untuk menjalankannya. Bukan semata-mata karena ada alasan atau kepentingan tertentu.

Kita harus mengingat status kita sebagai Hamba Allah. Sekalipun pekerjaan kita berbeda-beda, tetapi semangat Injil Kristus harusnya mampu menggerakkan semangat kita untuk menyebarkan kasih Kristus kepada semua orang yang kita temui.

Ikuti Kami