Mencabut yang Lama, Menanam yang Baru
Kalangan Sendiri

Mencabut yang Lama, Menanam yang Baru

Lori Official Writer
      6620

Efesus 4: 22b-24

bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu126[/kitab]; [kitab]IKori15[/kitab]; [kitab]ISamu18-19[/kitab]

Jika Anda ingin memiliki perubahan yang kekal, Anda harus memulainya dari tubuh Anda, lalu kemudian akan diikuti oleh perubahan pikiran agar apa yang Anda biarkan masuk ke dalam pikiran dan hal-hal yang Anda pikirkan hanyalah untuk memuliakan Tuhan.

Dalam ayat perikop hari ini dikatakan bahwa kita harus menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru. Hal ini ibarat kata ‘mencabut’ dan ‘menanam’. Agar tetap sehat, Anda harus menghentikan kebiasaan buruk dan memulai untuk melakukan sesuatu yang sehat. Berhenti berpikir negatif, menyakiti organ-organ tubuhmu dan mulai memperbaikinya.

Seperti misalnya, Anda pergi ke sebuah toko pakaian untuk membeli jas yang baru. Anda menemukan satu yang jas cocok dan mengambilnya untuk dicoba di ruang ganti. Jika Anda sedang memakai jas saat itu, Anda tentu saja terus memakainya saat hendak mencoba jas yang baru. Itu tentu saja tindakan yang bodoh, karena Anda tidak akan tahu apakah jas yang baru itu cocok atau tidak. Tentu saja Anda harus melepaskan jas lama Anda sebelum mencoba jas baru tersebut.

Jadi, Anda harus menanggalkan yang lama sebelum Anda mengenakan sesuatu yang baru. Itulah yang disebut dengan kebenaran rohani, emosional dan mental. – Rick warren

 

Untuk mengikut Yesus dan hidup melakukan kehendaknya, kita harus mau menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru didalam Kristus Yesus

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?