Sayang Sekali!

Sayang Sekali!

Puji Astuti Official Writer
      4014

1 Korintus 4:5

Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.

Bacaan Alkitab Setahun  [kitab]Mazmu135[/kitab] ; [kitab]Yohan12[/kitab] ; [kitab]Ratap3[/kitab]

Kita mungkin dapat mengevaluasi apa yang dilakukan seseorang, tapi kita tidak bisa mengevaluasi motif mengapa mereka melakukannya. Hanya Tuhan yang bisa.

Beberapa orang percaya mengorbankan beberapa kesenangan dan kegiatan tertentu karena mereka tidak ingin kehidupan rohani mereka tumpul. Seseorang mungkin melihat mereka dan berkata, "Sayang sekali! Mereka melewatkan hal yang hebat! "

Atau, ketika seseorang dengan karir yang menjanjikan di depan memutuskan untuk pergi ke negara berkembang sebagai seorang misionaris, seseorang mungkin berkata, "Sayang sekali!"

Yang lain akan memutuskan untuk hidup hanya untuk dirinya sendiri dan melakukan apapun yang mereka ingin lakukan dengan hidup mereka. Dan kemudian Allah akan berkata, "Sayang sekali!"

Mari kita jangan cepat  menilai niat hati orang lain. Kita tidak bisa melihat atau mengetahui isi hati mereka. Sebaliknya, mari kita menilai hati kita sendiri dan mengapa kita melakukan hal-hal yang kita lakukan. Rasul Paulus menulis kepada orang-orang percaya di Korintus, "Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah. "(1 Korintus 4: 5).

Saya pikir  suatu hari, orang-orang yang mengambil waktu untuk membaca  Firman Allah, untuk beribadah, dan untuk melayani Tuhan akan senang telah melakukan semuanya itu. Dan saya juga berpikir orang-orang yang tidak mengambil waktu untuk hal-hal tersebut akan menyadari betapa mereka rugi dan terbuang sia-sia waktu mereka.

Ada perkataan seperti ini, "Saya hanya satu orang, tapi saya satu. Saya tidak bisa melakukan semua hal, tapi bisa melakukan sesuatu. Apa yang bisa saya lakukan, saya melakukan sebaik-baiknya. Dan apa yang harus saya lakukan, oleh kasih karunia Allah, saya akan lakukan. "

Kita tidak bisa mengubah masa lalu. Tapi kita bisa memutuskan apa yang akan kita lakukan di masa sekarang dan bagaimana kita akan hidup di masa depan.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Ikuti Kami