23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Dilaporkan 3 Kematian

News / 11 May 2026

23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Dilaporkan 3 Kematian
Sumber: Remains from Getty Images
Claudia Jessica Official Writer
768

Penyakit hantavirus menjadi perhatian setelah Kementerian Kesehatan mencatat adanya kasus infeksi di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data sejak 2024 hingga 2026 minggu ke-16, terdapat 23 kasus hantavirus yang terdeteksi di Tanah Air. Dari jumlah tersebut, 20 pasien dinyatakan sembuh, sementara 3 orang meninggal dunia.

Isu hantavirus semakin disorot setelah muncul laporan kematian seorang penumpang kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi Andes Virus, salah satu jenis hantavirus yang umumnya ditemukan di Amerika Selatan. Virus ini dikenal dapat menyebabkan gangguan paru berat atau Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yang memiliki risiko kematian tinggi.

Meski begitu, kasus hantavirus yang ditemukan di Indonesia sejauh ini berbeda dengan HPS. Kemenkes menyebut seluruh kasus yang terdeteksi di Indonesia merupakan tipe Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome atau HFRS, yang berasal dari varian Seoul Virus.

 

BACA JUGA: Mau Berhenti Konsumsi Gula? Keputusan Baik, Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda

 

Sebaran Kasus Hantavirus di Indonesia

Dalam periode 2024 hingga 2026 minggu ke-16, Kemenkes mencatat total 251 kasus suspek hantavirus. Dari jumlah tersebut, 225 dinyatakan negatif, 23 terkonfirmasi positif, dan 3 kasus tidak dapat diperiksa.

Kasus paling banyak tercatat pada 2025, yaitu 17 kasus. Sementara pada 2026 hingga minggu ke-16 terdapat 5 kasus, dan pada 2024 tercatat 1 kasus.

Adapun sebaran kasus hantavirus di Indonesia ditemukan di beberapa daerah, antara lain Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Sumatra Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Barat.

 

BACA JUGA: 5 Penyebab Perut Buncit dan Cara Mengatasinya dengan Efektif

 

Gejala Hantavirus yang Perlu Diketahui

Hantavirus disebabkan oleh orthohantavirus yang memiliki banyak varian. Beberapa di antaranya dapat menginfeksi manusia, seperti Seoul Virus, Hantaan Virus, Andes Virus, dan Sin Nombre Virus.

Secara umum, infeksi hantavirus pada manusia dapat muncul dalam dua bentuk klinis. Pertama adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome atau HPS. Gejalanya meliputi demam, nyeri badan, lemas, batuk, hingga sesak napas. Tipe ini memiliki risiko kematian yang lebih tinggi.

Kedua adalah Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome atau HFRS. Gejala yang dapat muncul antara lain demam, sakit kepala, nyeri badan, lemas, dan tubuh menguning. Dibandingkan HPS, tingkat kematian pada tipe HFRS disebut lebih rendah.

 

BACA JUGA: Jangan Panik, Tapi Tetap Waspada! Fakta-fakta Hantavirus dan Cara Mencegahnya

 

Penularan Berkaitan dengan Tikus

Faktor risiko utama penularan hantavirus adalah kontak dengan tikus, celurut, atau paparan kotoran, urine, dan air liur hewan pengerat tersebut. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk menekan risiko penularan.

Masyarakat juga perlu lebih waspada jika tinggal atau beraktivitas di area yang banyak terdapat tikus. Meski kasusnya belum banyak, informasi tentang hantavirus tetap penting diketahui agar masyarakat dapat mengenali risiko dan gejalanya lebih awal.

Tidak perlu hidup dalam ketakutan, tetaplah bijak menjaga kesehatan. Tuhan memberi kita hikmat untuk merawat tubuh, menjaga kebersihan lingkungan, dan saling memperhatikan satu sama lain. Dalam situasi apapun, kita tetap bisa berpegang pada iman, sambil melakukan bagian kita.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?