Duri keegoisan bertumbuh secara alami di dalam diri kita, sementara buah yang menyenangkan Allah perlu dipelihara secara teratur dan disirami melalui doa, pengakuan dosa, dan ketaatan kepada Tuhan. Tanpa semua itu, tanah hati kita akan terhimpit oleh duri kesia-siaan dan kerakusan.
Aku memandangnya, aku memerhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran (Amsal 24:32).
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”