Sebuah Ciri Anak-Anak Allah

Renungan Harian / 20 April 2015

Kalangan Sendiri
Sebuah Ciri Anak-Anak Allah
Puji Astuti Official Writer
      16487

Matius 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Bacaan Alkitab Setahun [kitab]Mazmu111[/kitab] ; [kitab]Lukas23[/kitab] ; [kitab]Hakim9-10[/kitab]
Sering kita mengklaim bahwa diri kita adalah anak Allah, karena kita telah percaya kepada Yesus Kristus. Memang benar saat kita dilahirkan baru kita menjadi anak Allah, namun sebagai anak Allah kita harus menunjukkan sebuah ciri yang disebutkan dalam Matius 5:9 di atas, yaitu menjadi orang yang membawa damai.
Kehidupan ini penuh konflik, gesekan terjadi di rumah, di tempat kerja bahkan di masyarakat. Tidak hanya itu, bahkan seringkali seseorang tidak bisa berdamai dengan dirinya sendiri. Disinilah kita sebagai anak Allah dituntut untuk menjadi pembawa damai. Bagaimana kita bisa menjadi pembawa damai itu?
Pertama, kita bisa lakukan dengan berdoa bagi mereka yang sedang berada dalam masalah. Berdoalah agar damai sejahtera Allah itu mengalir dalam hidup mereka. Kasih Allah itu memulihkan setiap hubungan yang rusak. Percayalah bahwa doa Anda berkuasa untuk membawa perubahan dimana Anda telah ditempatkan.
Kedua dengan perkataan kita. Mintalah hikmat Tuhan sehingga kata-kata yang kita ucapkan mendatangkan damai sejahtera bagi orang yang kita ajak bicara. Bagikanlah kebenaran Firman Tuhan yang menjadi rhema dalam hidup Anda, ijinkan Tuhan bekerja melalui apa yang Anda katakan dan lakukan untuk menolong setiap orang yang Anda jumpai.
Dan terakhir adalah melalui teladan hidup kita, kiranya hidup kita mencerminkan kasih Tuhan yang menjadi sumber damai sejahtera kita. Melalui teladan hidup kita orang akan mendapatkan inspirasi dan mencari tahu apakah yang menjadi sumber damai sejahtera kita itu. Saat itulah pintu untuk pemberitaan Injil terbuka bagi kita.
Damai sejahtera Tuhan berikan bagi kita, untuk kita bagikan kepada sesama sehingga mereka bisa melihat dan percaya kepada Sang Juru Selamat.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?