Lupa Nikah Karena Terlalu Sibuk, So What?

Single / 20 November 2013

Kalangan Sendiri

Lupa Nikah Karena Terlalu Sibuk, So What?

eva Official Writer
8776

Di zaman modern yang serba materialistis dan hedon seperti ini, kesibukan telah menjadi pemandangan normal yang biasa kita jumpai. Tidak jarang akibat terlalu sibuk bekerja, mengejar karir atau studi, seringkali seseorang mengesampingkan urusan mencari pasangan. Apalagi bagi mereka yang sudah berumur matang, tentu hal ini menjadi pergumulan yang cukup mengganggu. Lantas, apa yang dapat kita lakukan ketika menghadapi situasi seperti ini?

# Jangan Menikah Karena Target Usia

Usia menjadi pertimbangan sensitif seseorang untuk menikah. Terlebih lagi bila memasuki usia deadline. Tidak jarang, banyak orang yang memaksakan keadaannya kepada situasi yang sama sekali belum siap dihadapi, bahkan ada yang menikah dengan orang yang belum dikenal sepenuhnya sehingga menyesal di kemudian hari. Ketahuilah, bahwa menikah bukan hanya terjadi karena faktor usia, namun kepada kesiapan psikologis, seperti komitmen, ekonomi, sosial, dan yang pasti karena Tuhan memang sudah mempertemukan kita dengan pasangan kita.

# Tetap Memiliki Pengharapan

Tidak ada kata mustahil bagi Tuhan. Walaupun lingkungan di sekitar kita sudah mendesak dan sepertinya tidak ada jalan keluar, tetap miliki pengharapan bahwa Tuhan akan mempertemukan kita dengan pasangan asal kita juga mau berusaha dan bertindak. Ingatlah waktu-Nya jauh lebih indah dari waktu yang kita buat.

Baca juga:

Kecewa Dengan Sahabat. Lakukan Hal ini

Tips Membangun Komitmen Pada Pasangan

3 Kriteria Penting Berburu Pasangan Selain Penampilan Fisik

Trauma dalam Membangun Hubungan? Lakukan Cara Ini

Tips Memiliki Kedewasaan dalam Relationship

Temukan Pasangan hidup Lewat hobi. Mungkinkah?

Tips Cerdas Temukan Pasangan Lewat Media Sosial

Ketika Pengorbanan Berubah Menjadi Dimanfaatkan

Ini Dia Cara Mengatasi Trauma Putus Cinta

Pacaran Putus Nyambung? No Way!

Perang Suriah, Apakah Hasil dari Nubuat Alkitab?

 

Sumber : berbagai sumber/Eva
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?