Penglihatan Seorang Pemimpin

Renungan Harian / 9 January 2009

Kalangan Sendiri
Penglihatan Seorang Pemimpin
Lestari99 Official Writer
      7786
Nehemia 2:5
kemudian jawabku kepada raja: "Jika raja menganggap baik dan berkenan kepada hambamu ini, utuslah aku ke Yehuda, ke kota pekuburan nenek moyangku, supaya aku membangunnya kembali."

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 9; Matius 9; Kejadian 17-18

Para pemimpin yang menuntun orang yang dipimpinnya melakukan lebih banyak dibanding hanya mengendalikan arah ke mana para pengikutnya pergi. Mereka melihat seluruh perjalanan dalam pikiran mereka bahkan sebelum mereka meninggalkan pelabuhan. Tampaknya mengagumkan bukan? Itulah yang terjadi pada Nehemia saat ia ingin membangun tembok Yerusalem yang sudah runtuh. Nehemia dapat melihat masalah yang harus dihadapinya maupun penyelesaian apa yang harus ia ambil walaupun ia tidak pernah pergi ke Yerusalem. Seorang pemimpin besar mempunyai visi luar biasa.

Seorang pemimpin melihat lebih jauh dari yang dilihat orang lain. Nehemia sanggup melihat masalah itu, dan ia dapat membayangkan penyelesaiannya dalam pikirannya.

Seorang pemimpin melihat lebih banyak dibanding yang dilihat orang lain. Nehemia tahu bahwa tembok itu dapat dan seharusnya dibangun kembali, dan ia tahu apa yang diperlukan untuk melaksanakannya.

Seorang pemimpin melihat sebelum orang lain melihatnya. Tak seorang pun dari tetangga Yerusalem yang mau melihat orang Yahudi membangun kembali tembok mereka, dan beberapa pemimpin musuh bersekongkol melawan Nehemia dan rakyatnya. Tetapi Nehemia melihat bahaya itu dan membuat strategi yang tepat untuk menghadapinya; ia menolak menyerah terhadap persekongkolan musuh.

Setiap kita diberikan benih kepemimpinan Ilahi. Bangunlah diri Anda untuk menjadi pemimpin seperti yang Allah mau.

Seorang pemimpin adalah orang yang mempunya visi dan sanggup melihat jauh ke depan.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?