Memberdayakan Orang Lain
Kalangan Sendiri

Memberdayakan Orang Lain

Lestari99 Official Writer
      8726
Yohanes 15:12
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Bacaan Alkitab setahun: Amsal 7; Yohanes 17; 1 Tawarikh 27-29

Pemberdayaan harus dimulai dari hubungan, sebab hubungan menghasilkan kepercayaan (trust) dan kepercayaan menyebabkan orang terbuka untuk menerima masukan kita. Sama dengan hubungan orangtua dan anak. Jika orangtua tidak punya hubungan dengan anak, mereka akan melakukan apa yang diperintahkan dengan terpaksa. Tapi kalau kita punya relationship dan trust, apa pun yang kita sampaikan akan mudah diterima dan dilakukan.

Allah Tritunggal (Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus) adalah gambaran Allah yang saling berhubungan dengan sangat intim. Sebagai gambar dan rupa Allah, manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang sangat memerlukan hubungan dengan Allah maupun dengan manusia lain.

Edmund jans, seorang dokter yang menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya di negara-negara berkembang menceritakan, "Waktu saya berada di Madras - India, saya melihat seorang ibu susu di tempat yatim piatu yang menyusui seorang bayi sambil menyenandungkan sebuah lagu. Bayi itu sebelumnya ditemukan hampir mati terbuang di tempat sampah. Menurut ibu susu itu, jika bayi-bayi itu tidak dipeluk dan disenandungkan lagu ketika diberi makan, banyak dari mereka yang akhirnya meninggal."

Apa yang terjadi pada bayi-bayi itu bukanlah hal aneh. William Glasser, seorang psikiater terkemuka menyatakan ada dua kebutuhan psikologis dasar seorang manusia: 1). Kebutuhan untuk mengasihi dan dikasihi; dan 2). Kebutuhan untuk merasa bahwa kita berharga bagi diri kita sendiri dan juga bagi orang lain.

Perintah utama Tuhan adalah mengasihi Tuhan denfgan segenap hati dan jiwa dan mengasihi sesama manusia seperti diri kita sendiri. Jika Anda serius ingin memberdayakan orang-orang yang ada di sekitar Anda, ikutilah teladan Kristus dengan mengasihi mereka secara tulus.

Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama demi kabaikannya dan untuk membangun imannya.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?