Singkirkan Ragu, Percaya Tuhan yang Memilihmu

Singkirkan Ragu, Percaya Tuhan yang Memilihmu

Lori Official Writer
      659

Hakim-hakim 6: 16

Berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis."

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 119: 89-150; 1 Yohanes 4; Yehezkiel 46-47

Kisah pertemuan Tuhan dengan Gideon menyalakan api iman dalam diri saya untuk dipakai Tuhan memberi dampak besar bagi dunia.

Gideon menjadi contoh bahwa Allah mengurapi semua yang ditunjuk-Nya. Dia akan memperlengkapi dan memberdayakan Anda dengan sempurna untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan-Nya kepada Anda.

Di Hakim-hakim 6, seorang malaikat Tuhan mendekati Gideon, yang pada saat itu sedang mengirik gandum di pemerasan anggur sebagai tempat persembunyiannya dari orang-orang Midian yang kejam. 

“Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.”” (Hakim-hakim 6: 12)

Jadi, jika seorang malaikat menampakkan diri kepada saya dan menyampaikan sesuatu, saya pikir saya akan percaya apapun yang dia katakan. Tetapi tidak dengan Gideon. Dia justru meresponi panggilan Tuhan untuk menyelamatkan Israel dengan berkata, “Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda di antara kaum keluargaku." Berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Tetapi Akulah yang menyertai engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu sampai habis.”” (Hakim-hakim 6: 15-16)

Begitu besar rasa tidak aman Gideon sehingga dia tidak mempercayai perkataan yang disampaikan Tuhan sendiri. Tetapi Tuhan masih menanggapi keraguan Gideon dengan menemuinya di tempat terasing itu dan bahkan menyampaikan kebenaran tentang potensi Gideon. Bahkan sebelum Gideon merasa ragu, Tuhan menyebutnya dengan “pahlawan yang gagah berani”. Tuhan tahu ketidakamanan Gideon. Dia tahu bahwa latar belakangnya di masa lalu dan sekarang dia sama sekali tidak punya keberanian apa-apa.

Tetapi Tuhan membangunkan potensi yang ada di dalam diri Gideon. Tuhan membentuk Gideon menjadi seorang pria yang penuh iman dan kuasa.

Saat berperang, Tuhan memilih sejumlah besar orang menjadi pasukan Gideon, yaitu sebanyak tiga puluh dua ribu orang dan memangkas mereka menjadi tiga ratus orang. Tuhan mengambil sesuatu yang bisa dilakukan oleh Gideon dan membuat hal itu bekerja dengan kekuatan yang jauh lebih besar. Sebagai tanggapan dari kesetiaan Tuhan kepadanya, Gideon menaati Tuhan dan dengan percaya diri pergi berperag bersama tiga ratus orang (Hakim 7: 22-23).

Akhir dari perang ini sangat mengejutkan. Hanya dengan tiga ratus orang, Gideon mampu mengalahkan musuh yang jumlahnya jauh lebih besar karena Tuhan sendiri menyertai mereka. Tuhan rindu memenuhi dan memberdayakan Anda hari ini. Ia rindu menaklukkan musuh yang menindas umat-Nya. Apakah Anda ingin Tuhan bekerja dalam diri Anda seperti kepada Gideon? Izinkan Dia mengungkap potensi Anda. Izinkan dia membimbing Anda ke dalam pertempuran yang hanya bisa dimenangkan oleh Dia. Semoga Anda dipenuhi dengan kasih, berkat dan kuasa-Nya hari ini saat Anda membuka hati dan menghabiskan waktu untuk berbicara dengan Bapa Surgawi Anda.

Ikuti Kami