Jerat Keinginan Untuk Diterima dan Dicintai yang Berbuah Dosa

Jerat Keinginan Untuk Diterima dan Dicintai yang Berbuah Dosa

Lori Official Writer
      978

Efesus 2: 4-5

Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan…

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 106; Yakobus 3; Yehezkiel 17-18

Setiap orang mempunyai kerinduan untuk dekat dengan orang lain. Kita akan rela memberikan semuanya untuk memperoleh perhatian dan kasih sayang dari seseorang, entah itu teman dekat, keluarga atau pasangan. Kita rindu untuk dicintai apa adanya, tetapi kita juga berusaha untuk bisa diterima. Kita memberikan seluruh hati kita dan berharap orang lain akan memuaskan keinginan kita untuk diterima dan dicintai.

Tetapi ada banyak orang yang justru menolak untuk memuaskan keinginan kita. Lalu kita mengubah citra dan kepribadian kita. Kita membuat diri kita menjadi siapa kita sesuai dengan yang diinginkan orang lain. Kita mulai percaya dengan kebohongan bahwa menjadi diri kita sendiri saja tidak cukup. Karena keinginan untuk diterima dan dicintai akhirnya membuat kita harus melakukannya dan tidak ingin menyesali diri.

Tahukah Anda, kita semua sudah terpengaruh oleh dosa asal Adam dan Hawa. Di dalam kesempurnaan, mereka justru memilih dosa dibandingkan dengan hubungan yang intim dengan Tuhan. 

“Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.” (Kejadian 3: 8)

Saat mereka mendengar suara Tuhan memanggil, Adam berkata, “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.” (Kejadian 3: 10)

Dengan mengerikannya, dosa pun membuat mereka merasa malu, terpisah dan mengalami kehancuran hubungan dengan Tuhan.

 

Baca Juga:

Tuhan Sanggup Memulihkan Tahun-tahun Hidup Anda

Tuhan Itu Baik, Bahkan Saat Anda Dipenuhi Rasa Sakit

 

Setelah kejadian itu, Adam membuat pakaian dari kulit untuk Hawa. Bahkan penutup tubuh yang mereka pakai adalah buatan tangan Tuhan. Sama seperti Tuhan menutupi Adam dan Hawa dengan pakaian dari kulit itu, Dia juga membuat jalan bagi kita hari ini. 

Di dalam kelemahan dan rasa malu kita, Tuhan menemui kita dan memanggil kita dengan lembut. Dia mengenakan kita karakter Kristus yang sempurna dan benar. Hidup kita tersembunyi di dalam Dia. 

Dalam kasih karunia-Nya, dia memeluk kita dan memberi tahukan tentang kasih-Nya yang besar. Dia memperkatakan kebenaran di tengah kebohongan. Dia memperkatakan kehidupan dimana kematian tampaknya sangat nyata. Dia membawa terang ke tempat yang paling gelap dan sunyi dalam hati kita. 

Hanya kasih karunia-Nya yang berlimpah yang mampu membawa kita kembali kepada kasih-Nya. Penebusan dan kasih-Nya mengisi sisi manusia kita yang lemah dengan kemuliaan-Nya. Kita adalah debu yang diubah menjadi serupa dengan gambaran Tuhan.

Pagi ini, mari luangkan waktu dalam doa untuk menyelidiki kedalaman hari Anda. Apa yang membuat Anda bersembunyi dari Tuhan? Bagaimana Anda menutupi dosa yang memisahkan kita dari kasih-Nya? 

Semoga waktu berdoa Anda pagi ini mengembalikan keintiman hubungan Anda dengan Tuhan. Sehingga kita bisa diterima dan dibawa ke dalam terang-Nya yang ajaib.

 

Hak cipta First15, disadur seperlunya oleh Jawaban.com

 


 

Anda diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini.

Yuk bergabung jadi mitra Jawaban.com hari ini.

 

DAFTAR

Ikuti Kami