Awal Tahun Negeri Ini Dirundung Bencana, #PrayForIndonesia Berkumandang

Awal Tahun Negeri Ini Dirundung Bencana, #PrayForIndonesia Berkumandang

Puji Astuti Official Writer
489

Di awal tahun 2021 ini Indonesia berduka, bermacam-macam bencana melanda di berbagai daerah negeri ini. Seakan cobaan tak ada hentinya mendera Indonesia, mulai dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air 182,  gempa di Sumatera Barat, banjir di Kalimantan Selatan, Gunung Semeru yang meletus di Jawa Timur, Gunung Merapi di Yogyakarta erupsi, tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat dan juga banjir serta tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara. Belum lagi lonjakan kasus Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat sangat tajam. 

Seruan #PrayForIndonesia pun dikumandangkan di berbagai media sosial, karena masyarakat Indonesia sadar bahwa untuk melalui masa-masa sulit ini butuh campur tangan Tuhan, tidak cukup upaya pemerintah dan masyarakat saja dalam melakukan penanggulangan bencana.

Jokowi Turun Langsung Ke Lokasi Bencana

Pada Senin (18/1/2021) Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk meninjau langsung lokasi bencana banjir di Kalimantan Selatan. 

"Iya betul (hari ini) take off," demikian pernyataan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono yang dikutip oleh Detik.com. 

Kedatangan Presiden Jokowi menurut Budi untuk memastikan bangunan yang terdampak bencana bisa segera ditindaklanjuti kementerian terkait dan juga bahwa bantuan kemanusiaan sampai kepada warga. Heru menegaskan bahwa Jokowi akan memperhatikan kebutuhan warga yang terdampak bencana. 

Saat ini di Kalimantan Selatan menurut data Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 39.549 orang mengungsi, dengan 10 kabupaten/kota yang terdampak. Setidaknya ada 15 orang dilaporkan meninggal dari berbagai kabupaten. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sendiri sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir pada 14 Januari 2021 lalu. 

Mensos Risma Kunjungi Sulbar & Akan Ke Semeru

Pada Jumat (15/1/2021) lalu Menteri Sosial Tri Rismaharini berangkat ke lokasi bencana gempa Mamuju, Sulawesi Selatan bersama Kepala BnPB Doni Monardo dan beberapa anggota TNI dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta timur. 

Selain memastikan bantuan logistik berupa matras, tenda, perlengkapan anak, perlengkapan lansia dan makanan siap saji bisa segera sampai di lokasi bencana, Mensos Risma juga menyatakan bahwa ahli waris korban meninggal karena bencana di Sulbar akan menerima santunan Rp.15 juta per orang. 

Sedangkan pada Senin (18/1/2021) ini, Risma yang rencananya akan ke Kalimantan Selatan merubah agendanya dan dijadwalkan pergi ke wilayah yang terdampak letusan Gunung Semeru di Jawa Timur. 

Obor Berkat Indonesia & CBN Indonesia Lakukan Tanggap Bencana di Sulbar

Tim OBI-CBN Bersama Mitra Gereja dan PGLII

Pada pagi ini, Senin (18/1/2021)  tim dari Obor Berkat Indonesia dan CBN Indonesia sudah mendarat di Palu dan langsung menuju wilayah Mamuju, Sulawesi Barat untuk melakukan upaya tanggap bencana. Tim OBI-CBN yang dipimpin oleh dr. Sovian Anugerah ini bekerja sama dengan sukarelawan dari Mitra Gereja dan juga PGLII melakukan aksi tanggap bencana berupa bakti sosial kesehatan dan juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok untuk warga yang terdampak bencana. 

Mari kita berdoa untuk Indonesia, untuk mereka yang berjibaku melakukan tanggap bencana agar diberikan hikmat serta kemampuan untuk memberikan yang terbaik dan menolong para korban. Juga berdoa untuk masyarakat yang terdampak bencana, agar mereka, diberikan damai sejahtera, kekuatan dan kesehatan dalam melewati masa-masa sulit ini. Ayo #PrayForIndonesia.


Baca juga :

PrayForSulbar : Gempa 6,2 SR Guncang Sulbar, Ada Korban Tertimbun Bangunan

Apa Responmu Saat Bencana Datang Tanpa Terduga?

Kehilangan Segalanya Setelah Bencana yang Tiba-tiba? Temukan Pengharapanmu Lewat Doa Ini


 

Sumber : Berbagai Sumber

Ikuti Kami