Kasih yang Hebat

Kasih yang Hebat

Lori Official Writer
      4827

Markus 14: 6

Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah dia. Mengapa kamu menyusahkan dia? Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku.

 

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu96[/kitab]; [kitab]Lukas17[/kitab]; [kitab]Danie11-12[/kitab]

Saat membaca Markus 14, terdapat satu peristiwa dimana Yesus menjadikan hal itu untuk mengajarkan kita tentang sebuah nilai. Dia mengatakan lima tindakan yang dianggap berharga. Pertama, Dia mengatakan, ‘Ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku (Markus 14: 6)’. Ia menilai tindakan pemborosan minyak oleh Maria Magdalena sebagai tindakan yang berharga. Wanita ini tidak meninggalkan sisa minyak yang mahal itu, melainkan menuangkan semua di kaki Yesus. Yudas, dengan pikiran yang penuh perhitungan menganggap tindakan wanita tersebut sebagai pemborosan sebesar tiga ratus dinar. Namun, bagi Yesus hal itu justru pandang baik.

Kedua, yesus menyampaikan bahwa itu adalah waktu yang tepat untuk menolong orang-orang miskin. Sebab Ia menyadari akan ada banyak waktu lagi untuk bisa bersama-sama. Tetapi dalam waktu sempit itu, akan selalu ada peluang. Maria telah merasakan hal itu dan mengambil momen itu untuk datang kepada Yesus dan membasuh kaki-Nya. Tindakan itu keluar dari kepekaan hatinya dan Yesus menyadari hal itu.

Lalu, Maria melakukan apa yang pantas dilakukan. Artinya, dia melakukan apa yang bisa dilakukannya. Dia tidak bisa menyajikan makanan; sebab tak ada waktu melakukannya. Dia tidak membuat pakaian untuk Yesus, tidak ada waktu juga untuk itu. Tak ada yang lain yang bisa dilakukannya selain membasuh kaki Yesus dengan minyak. Setidaknya, itu yang dia bisa lakukan.

Keempat, Yesus menilai tindakan Maria sebagai sesuatu yang sangat berwawasan. Yesus membelanya dengan berkata, “Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku" (Markus 14:8).Ia memandang bahwa Maria peka dengan ucapan-Nya yang berulang kali dikatakan kepada murid-murid bahwa Ia akan mati. Minyak itu dipandang sebagai urapan bagi tubuh-Nya menjelang perjalanan menuju kematian. Dari semua murid-murid yang ada di sana, hanya wanita itu yang peka dengan hal yang akan dialami Yesus.

Akhirnya, apa yang dilakukan Maria layak diingat. Tindakan itu justru mengesankan Yesus. “Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia"  (Markus 14:9). Dan dua ribu tahun kemudian, kisah ini masih tercatat dalam Alkitab sebagai peringatan akan kasih dan pengorbanan Maria yang hebat untuk Tuhan. Semoga tindakan kasih ini menguatkan kita!

                                              

Tindakan Maria menggambarkan kasih Yesus yang hebat, tepat waktu dan penuh pengorbanan

 

Ikuti Kami