Bahayanya Mengingat-ingat Masa Lalu

Bahayanya Mengingat-ingat Masa Lalu

Puji Astuti Official Writer
      7314

2 Petrus 2:20

Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula.

Bacaan Alkitab Setahun[kitab]Mazmu115[/kitab] ; [kitab]IIPet2[/kitab] ; [kitab]Yehez36-37[/kitab]

Setelah kita bertobat,beberapa waktu atau tahun kemudian, Iblis akan mencobai kita dengan berkata, "Ingat masa-masa indah dulu? Ingat waktu pesta-pora? Ingat dengan gadis/pria itu? Ingat malam itu?"

Tapi dia tidak akan mengingatkan tentang, waktu Anda mengalami kesulitan setelah pesta pora, atau mengalami overdosis, atau bagaimana Anda patah hati dan hampir bunuh diri karena putus asa. Iblis hanya mengingatkan hal-hal yang membuat seseorang tergoda untuk kembali ke masa lalunya, dan semua itu akan menghancurkan hidup orang tersebut.

Langkah pertama jatuh kembali pada dosa masa lalu adalah dengan mengingat-ingat "masa-masa menyengkan" di jaman dulu. Hal inilah yang dilakukan Bangsa Israel di padang gurun, mereka masih mengingat indahnya hidup di Mesir : "Siapakah yang akan memberi kita makan daging?    Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih. " (Bilangan 11:4-5). Namun mereka tidak mengingat bahwa di sana mereka adalah budak.

Inilah pentingnya kita mempelajari kitab Bilangan, karena kita yang hidup di akhir jaman ini akan menghadapi masa-masa seperti Bangsa Israel saat menuju Tanah Perjanjian, menghadapi banyak godaan dan tangtangan. Dalam 2 Petrus 2:20 di atas penulis mengingatkan umat Tuhan bahwa jika seseorang tertarik kembali ke masa lalunya yang penuh dosa, maka keadaanya akan lebih buruk dari sebelumnya. Saat seseorang kembali pada dosa di masa lalunya, hal ini seperti seekor anjing yang kembali kepada muntahnya.

Jangan pernah kembali ke masa lalu! Jangan melihat kebelakang. Fokuslah kepada Tuhan dan rencana-Nya bagai Anda di masa depan!


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Ikuti Kami