Iman Seperti Bonsai Atau Sequoia?
Kalangan Sendiri

Iman Seperti Bonsai Atau Sequoia?

Theresia Karo Karo Official Writer
      8295
Mazmur 1:3
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]mazmu21[/kitab]; [kitab]matiu21[/kitab]; [kitab]iitaw25-26[/kitab]

Bonsai, tentu kita semua mengenal tanaman hias asal Jepang ini. Meski tinggi bonsai rata-rata hanya dalam hitungan sentimeter, pohon ini memiliki bentuk indah dan sempurna. Berkebalikan dengan itu, di California terdapat pohon hutan raksasa bernama Sequoia. Tinggi pohon ini luar biasa, bahkan mencapai 90 meter. Dan lingkar batangnya bisa mencapai 26 meter.

Saat masih berupa bibit, bonsai dan Sequoia berukuran sama serta memiliki berat yang sama, yakni kurang dari satu miligram. Namun dalam masa pertumbuhan, keduanya mengalami perbedaan yang signifikan.

Orang dengan sengaja menghambat pertumbuhan bibit bonsai, dengan harapan kelak mereka mendapatkan sebuah pohon mini yang indah. Sebaliknya, bibit Sequoia dibiarkan mendapat gizi dari mineral, tumbuh di dekat sumber air, dan mendapat sinar matahari yang sangat cukup. Dengan begitu, ia menjadi pohon raksasa. Bayangkan saja, hanya dari satu pohon ini, kita dapat memperoleh kayu yang cukup untuk membangun 35 rumah dengan masing-masing lima kamar!

Timotius telah diajar mengenal firman Tuhan sejak kecil, dari ibu dan neneknya ([kitab]iitim3:14-15[/kitab]), juga dari didikan Paulus ([kitab]iitim3:10[/kitab]). Inilah kesempatan di mana jiwanya "diairi" dan "disinari matahari".

Didikan itu juga yang menjadikannya pelayan Tuhan yang memiliki "iman yang tulus ikhlas" ([kitab]iitim1:5[/kitab]), yang tetap kuat meski harus menderita sengsara dalam pelayanan ([kitab]iitim3:11[/kitab]).

Sama seperti Timotius, kita pun dapat menyerap semua hal positif di sekitar kita; pengetahuan, semangat, pengalaman, teladan, dan terutama ajaran firman Tuhan, supaya iman kita tumbuh seperti Sequoia. Oleh sebab itu, jangan biarkan hal negatif mengerdilkan iman kita seperti bonsai. (Sabda.org)

Dekat pada Yesus ‘Sang Air Hidup’, maka iman kita bertumbuh subur.


Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?