Yohanes 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar daripada ini, yakni seseorang memberikan nyawanya demi sahabat-sahabatnya
Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]mazmu112[/kitab]; [kitab]ipetr4[/kitab]; [kitab]yehez28[/kitab]; [kitab]yehez30:20-26[/kitab]
Pada perjamuan terakhir, Yesus menyampaikan sebuah perintah penting kepada para murid yakni supaya mereka saling mengasihi ([kitab]yohan15:12[/kitab]). Mengasihi dengan kasih yang melampaui batas-batas ikatan keluarga, suku, kelompok, dan sebagainya.
Yesus juga menyampaikan bahwa kasih ini harus diwujudkan dengan sikap saling berkorban. Bahkan jika perlu dengan mengorbankan nyawa. Menurut-Nya, inilah wujud kasih yang paling besar ([kitab]yohan15:13[/kitab]). Dan kita tahu bahwa keesokan harinya, Yesus langsung mempraktikkan perkataan-Nya ini dengan mengorbankan nyawa di kayu salib demi menyelamatkan kita.
Sebagian besar dari kita, kemungkinan tidak sampai mengorbankan nyawa bagi orang lain. Namun, prinsip bahwa pengorbanan adalah bagian dari kasih tentu berlaku bagi setiap kita tanpa kecuali. Jadi, pengorbanan yang diberikan bisa saja berupa waktu, tenaga, perasaan, uang, dan sebagainya – tergantung pada kebutuhan mereka yang memerlukan kasih kita. Memang tidak mudah, tetapi Yesus telah memberi teladan pengorbanan kasih yang sempurna. Kini giliran kita untuk mengikutinya – ALS
Pengorbanan adalah bagian yang tak terpisahkan dari kasih
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”