Terpenjara Oleh Rasa Kuatir

Renungan Harian / 16 October 2013

Kalangan Sendiri
Terpenjara Oleh Rasa Kuatir
Lois Official Writer
      12410
Show English Version

1 Petrus 5:7

 “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

 

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Mazmu108[/kitab]; [kitab]yakob5[/kitab]; [kitab]yehez21-22[/kitab]

 

Siapa yang dapat menambah umurnya menjadi panjang saat dia kuatir? Atau siapakah yang dapat memperbanyak hartanya ketika dia kuatir? Siapa pula yang dapat merasakan sukacita besar saat dia sedang kuatir. Semua kekuatiran yang kita rasakan tak ada manfaatnya.

Kita tidak dapat tidur dengan nyenyak, tidak dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, tidak dapat berpikir dengan jernih, tidak dapat melihat dengan mata yang terang karena hati dan pikiran kita dipenuhi oleh kekuatiran.

Para ahli mengatakan kekuatiran yang kita rasakan 80% di antaranya tidak pernah terjadi. Meskipun kita tahu hal ini, kita masih merasa kuatir. Kita tahu bahwa kuatir tidak ada manfaatnya, namun hati dan pikiran tidak mau kompromi. Kekuatiran itu tetap menyusup dalam kita dan membuat kita sengsara.

Lupakah kita bahwa hidup yang kita punya ini bukanlah hidup kita lagi? Lupakah kita akan janji penyertaan Tuhan di dalam hidup kita? Lupakah kita bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan buat kita? Atau apakah kita tidak ingat bagaimana Tuhan bekerja di saat-saat sengsara kita?

Mengucap syukurlah ketika masalah datang dan membuat kita kuatir. Tapi jangan serahkan hati dan pikiran kita pada kuatir itu. Serahkanlah ke dalam tangan Tuhan, si Pemberi Jawaban dan Jalan Keluar. Dialah yang harus kita tuju. Arahkanlah hati dan pikiran kepada-Nya dan lihatlah bagaimana Dia memelihara kita.

 

Serahkanlah kekuatiranmu ke dalam tangan Tuhan, si Pemberi Jawaban dan Jalan Keluar. Dialah yang harus kita tuju. Arahkanlah hati dan pikiran kepada-Nya dan lihatlah bagaimana Dia memelihara kita.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?