Malala Yousafzai Tolak Kawin Paksa pada Anak

Malala Yousafzai Tolak Kawin Paksa pada Anak

Lori Official Writer
3896

Perjuangan mendapatkan hak pendidikan perempuan di Pakistan menjadi awal dari keberanian Malala Yousafzai, gadis berusia 16 tahun ini. Tak berhenti sampai di situ, ia kemudian berbicara lantang untuk memperjuangkan perlakuan menyimpang terhadap anak-anak di bawah umur dalam praktek kawin paksa.

Kegetolannya dalam memperjuangkan hak perempuan menjadi sorotan mata dunia. Kali ini, ia menyampaikan sebuah pernyataan yang tegas terkait penolakannya terhadap kawin paksa yang umum terjadi di Timur Tengah. Ia menegaskan agar kaum perempuan terutama anak-anak tidak ditindas dalam hal perkawinan.

Pernyataan ini disampaikannya ketika berada di New York, Amerika Serikat pada Kamis (10/10) kemarin. Hal ini terkait pada berita yang sebelumnya tersiar, dimana seorang gadis perempuan berusia 8 tahun tewas akibat pendarahan yang terjadi dimalam perkawinannya dengan seorang pria dewasa.

Gadis berusia 16 tahun asal Pakistan ini memang telah dikenal dunia sejak peristiwa pencobaan pembunuhan oleh pasukan Taliban terhadapnya tahun lalu. Ia dinilai terlalu berani melawan kelompok tersebut. Namun hingga kini, meski tetap diburu dan dijadikan target oleh Taliban, Malala tetap bersuara seolah menutup telinga dari ancaman tersebut.

Diberitakan, Malala Yousafzai dianugerahi penghargaan hak asasi dari Uni Eropa, Sakharov, yang setiap tahunnya diberikan untuk mengenang para ilmuwan dan pembangkang Soviet, Andrei Shakarov. Penghargaan secara resmi akan diserahkan kepadanya di Strasbourg pada bulan November mendatang.

Keberanian memperjuangkan hak tampaknya hanya dimiliki oleh segelintir orang, namun dengan perjuangan Malala, kita dapat dicerahkan dan dimotivasi untuk berani memperjuangkan hak-hak sebagai warga Negara khususnya perlakuan baik terhadap perempuan.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Terlilit Utang, Gereja Jual Sejumlah Aset Berharganya

Ini Penyebab Pembakaran Halte Transjakarta

Polisi Tangkap Dua Pria Terkait Pembunuhan Holly Angela

Inggris Kecam Penculikan Perdana Menteri Libya

Penelitian: Lebih dari 60 Penyakit Timbul Akibat Konsumsi Alkohol

The Hunger Games:Catching Fire, Ketika Keberhasilan Menyulut Api Permusuhan

Sumber : Tempo.co | Jawaban.com | Lori
Halaman :
1

Ikuti Kami