Balas Dendam Penebusan

Kata Alkitab / 2 April 2013

Kalangan Sendiri

Balas Dendam Penebusan

daniel.tanamal Official Writer
5521

Afrika Selatan punya sejarah kelam selama politik apartheid berlangsung. Pada masa itu terjadi aniaya, diskriminasi dan pembunuhan secara besar-besaran terhadap penduduk asli. Dapat dibayangkan kebencian yang begitu mendalam dari para penduduk asli kepada pejabat pemerintah yang mayoritas dihuni penduduk keturunan berkulit putih.

Namun sebuah kisah menyentuh terjadi saat  Nelson Mandela menjadi presiden. Saat itu dirinya menunjuk sebuah komisi untuk menghukum orang-orang yang telah melakukan tindak kekejaman selama berlangsungnya politik apartheid. Uniknya, setiap pejabat kulit putih yang dengan sukarela menemui pendakwa dan mengakui kesalahannya tidak akan dihukum.

Suatu hari seorang wanita dipertemukan secara langsung dengan pejabat yang telah secara brutal membunuh anak laki-laki satu-satunya dan suami yang sangat dikasihi. Ketika ditanya apa yang ingin ia lakukan terhadap pejabat itu, ia menjawab, “Meskipun saya tidak memiliki keluarga, saya masih memiliki banyak cinta untuk diberikan.” Ia kemudian meminta pejabat itu untuk mengunjunginya secara teratur supaya wanita itu bisa memperlakukannya dengan penuh kasih. Kemudian ia berkata, “Saya ingin memeluknya supaya ia tahu bahwa pengampunan saya itu nyata.”

Kisah nyata yang ditulis oleh Philip Yancey dalam buku Rumors of Another World itupun berlanjut dengan pingsannya pejabat tersebut ketika sang wanita menghampirinya di tempat saksi. Rasa penyesalan yang luar biasa membuatnya tak sadarkan diri. Inilah salah satu ilustrasi dari Rasul Paulus yang didalam Roma 12:20, berkata bahwa menunjukkan kebaikkan kepada musuh akan “menumpukkan bara api di atas kepalanya”.

Kepedihan yang ditusukkan wanita itu bukanlah balas dendam yang penuh dosa, melainkan api pemurnian cinta, yang dikaruniakan Allah yang dapat memunculkan penyesalan dan rekonsiliasi. Itulah balas dendam penebusan.


Baca Juga Artikel Lain :

Kehilangan Mata Membuat Hidup Pria Ini Diubahkan

Polisi Menggonggong, Perampok pun Menyerah

Paus Fransiskus Serukan Damai Untuk Timur Tengah

Uskup Agung Semarang Prihatin Terhadap Intoleransi

Puluhan Pendeta Minta Bupati Bekasi Bertanggungjawab

Umat Muslim Di Sulut Kawal Ibadah Jumat Agung

Museum Lionel Messi Segera Berdiri

Peter Schmeichel Akan Seleksi Anak-anak Indonesia

 

 

 

 

Sumber : renungan harian
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?