Belajar Pada Butiran Pasir di Pantai

Belajar Pada Butiran Pasir di Pantai

Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
      4065

Yeremia 5 : 22

Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, kamu tidak gemetar terhadap Aku? Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya? Biarpun ia bergelora, ia tidak sanggup, biarpun gelombang-gelombangnya ribut, mereka tidak dapat melampauinya!

 

Bacaan Alkitab Setahun : [kitab]Mazmu91[/kitab]; [kitab]Lukas12[/kitab]; [kitab]Danie1-2[/kitab]

 

Jika Tuhan sudah membuat ketetapan maka ketetapan itu akan terus berlaku untuk selama-lamanya. Sama seperti pernyataan di atas, Tuhan menetapkan pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut. Padahal butiran pasir yang kecil itu sangat mudah dihanyutkan oleh ombak yang datang dari tengah lautan, terlebih lagi ketika lautan mengamuk dengan air pasang dan badai.

Namun pasir-pasir di pantai tersebut sudah mendapat mandat dari Tuhan untuk tetap ada di pantai sebagai perbatasan antara laut dan daratan. Tidak peduli sebesar apa pun ombak laut bergelora, gelombang-gelombangnya ribut, bahkan badai menerpanya, mereka semua tidak dapat melampaui sang pantai pasir!

Tatkala TUHAN Yang Maha Besar menaruh setitik kuasa-Nya atas butiran-butiran pasir kecil nan halus itu, badai dan gelombang besar pun tidak dapat menghalaunya dari tempat dimana dia sudah TUHAN tempatkan.

Begitu juga dengan kita! TUHAN sudah memberikan mandat “the power of dominion” (kuasa untuk memerintah) atas kita, sehingga kita menjadi seorang pemenang, tatkala kita menemukan Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.

Jadi janganlah kita kuatir lalu mengeluh dan bertanya apa yang akan kita makan, apa yang kita pakai, dimana kita tinggal, kapan kita punya rumah, bagaimana karir, jodoh dan masa depan kita! Ingatlah pesan Yesus bahwa semua pernyataan kekuatiran itu diucapkan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah.

Yesus sudah menjelaskan bahwa Bapa di Surga tahu kalau kita memerlukan semua itu. Ketetapan-Nya pun begitu jelas bahwa Ia memerintahkan manusia untuk mencari lebih dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.

Sebagai manusia kita melebihi pantai pasir, karena Allah membuat manusia segambar dan serupa dengan-Nya bahkan Allah telah menciptakan kita sebagai manusia baru di dalam Kristus Yesus dengan mandat “the power of dominion” (kuasa untuk memerintah)

Ikuti Kami