Ketika Tak Seorangpun Mengerti Anda

Ketika Tak Seorangpun Mengerti Anda

Puji Astuti Official Writer
      3698

Yesaya 43:4

Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 101; Lukas 22; Yehezkiel 4-6

Seberapa sering Anda mendengar seseorang berseru dengan penuh rasa frustrasi, “Kamu ngga bisa mengerti aku!” atau itu mungkin Anda sendiri?

Tidak dimengerti bisa menjadi tekanan emosional tersendiri karena jika kita tidak dimengerti, kita merasa ditolak dan merasa kesepian. Tetapi jika kita butuh di mengerti, kita juga harus bersedia mengerti orang lain. Hal ini sangat penting karena berkaitan dengan kasih Allah. Anda harus tahu bahwa Tuhan sepenuhnya mengerti kita, secara individual. Ia menerima kita apa adanya!

Orang yang merasa kesepian biasanya karena mereka merasa tidak diterima oleh Tuhan yang disebabkan oleh rasa bersalah atau salah memahami Tuhan. Mereka berpikir Tuhan mengasihi seluruh manusia di dunia – kecuali dirinya. Mereka tidak memahami kasih Kristus yang telah menerima diri mereka, tidak peduli apapun yang pernah mereka lakukan.

Bagaimana kita tahu bahwa Tuhan menerima dan mengerti diri kita? Roma 5:8 berkata, “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” Ini artinya, Tuhan menerima Anda apa adanya. Bahkan Kristus bersedia menggantikan Anda mati di kayu salib ganti dosa-dosa Anda.

Jadi jika hari ini Anda masih berjuang untuk mencari penerimaan dan pengertian dari orang lain, mari datang kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah mengasihi dan menerima Anda. Ijinkan kasih-Nya memenuhi hati Anda dan memulihkan kehidupan Anda. Kasih-Nya akan mengubah rasa frustrasi Anda menjadi sukacita dan damai sejahtera.

Jika Anda selama ini mencari penerimaan dan pengertian dari orang sekitar, Anda salah sasaran. Carilah pada Yesus, karena Anda telah dikasihi dan diterima apa adanya oleh Yesus.

Ikuti Kami