Tumbuh Besar
Kalangan Sendiri

Tumbuh Besar

Budhi Marpaung Official Writer
      6615
Yakobus 1:15
"Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 68; Ibrani 2; Mikha 3-5

Pernahkah Anda memperhatikan pertumbuhan sebuah pohon? Kalau pernah, Anda tentu mengetahui bahwa ketika pohon tersebut masih muda, maka ia dapat diatur dengan mudah, namun ketika pohon tersebut tumbuh besar, akan semakin sulit diaturnya.

Sebuah pohon yang baru ditanam di halaman belakang rumah kami awalnya menjadi tempat berteduh yang cukup nyaman. Tetapi lama kelamaan ranting-rantingnya mulai menjalar. Akhirnya pohon itu menghalangi masuknya sinar matahari. Rumput-rumput pun mulai kering dan kebun itu tidak lagi memberi hasil.

Saat itu ayah saya menyadari bahwa pohon tersebut harus ditebang, dan pekerjaan itu benar-benar melelahkan. Ayah saya pun berkata, bahwa seharusnya ia melakukannya ketika pohon itu masih kecil, bukannya setelah tumbuh besar seperti saat itu!

Demikian pula dengan dosa. Mungkin pada mulanya tidak tampak merugikan bahkan tampak baik. Namun, seperti sebuah pohon yang rindang, bila sudah tumbuh besar, dosa itu akan menghalangi masuknya cahaya.

Bangsa Israel mendapat pelajaran yang berat. Perilaku mereka mendatangkan penghakiman atas mereka (Yeremia 4: 7,18). Dalam penderitaan dan penyesalan mereka, mereka mendapati bahwa pada mulanya dosa tampak dapat dikendalikan dan aman sampai akhirnya mereka tak mampu lagi menguasainya.

Apa yang terjadi kemudian tidak seperti diharapkan. Keadaan sulit yang dialami bangsa Israel membuat Nabi Yeremia berseru dalam kesedihan yang mendalam akan bangsanya yang suka memberontak, "Aduh, dadaku, dadaku! Aku mengeliat sakit!" (Yeremia 4:19).

Pandanglah dosa dalam keadaan yang sesungguhnya, dosa adalah ancaman yang menjalar dan selalu berakhir dengan maut (Yakobus 1:15). Atasilah dosa "kecil" yang ada dalam hidup Anda saat ini. Jangan menunggu sampai dosa itu tumbuh menjadi besar, karena jika demikian akan menjadi pekerjaan yang melelahkan bagi Anda untuk menghilangkan dosa-dosa Anda, dan Anda akan banyak membuang waktu untuk hal itu.

Ketika Anda menyadari bahwa diri Anda berdosa, jangan biarkan ia tumbuh besar di dalam hidup Anda

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?