Hupomone
Kalangan Sendiri

Hupomone

Admin Spiritual Official Writer
      12132
Yakobus 1:2
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 104; Lukas 16; Yosua 19-20

Ada mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah bagi setiap orang yang bertahan dalam pencobaan. Kata ‘bertahan' berasal dari istilah ‘hupomone' yang menggambarkan sebuah ketenangan di tengah situasi yang kacau balau. Kata ini bisa juga berarti kemampuan memikul beban hingga titik atau tujuan tertentu. Dari pemahaman itu, setidaknya kita bisa merenungkan beberapa hal dalam menghadapi pencobaan;

Pertama, ketenangan. Kepanikan mungkin adalah respon yang wajar sesaat setelah pencobaan kita alami, tetapi membiarkannya menguasai kita dalam kondisi seperti itu jelas tidak menguntungkan. Kejernihan berpikir untuk mencari jalan keluar atau berdiam diri mendengar solusi dari Tuhan, bisa jadi akan jauh dari kenyataan. Secara negatif, tidak menutup kemungkinan juga kita akhirnya mengambil sebuah keputusan yang salah. Jika begitu, bagaimana kita bisa menghadapi dan mengalahkan pencobaan?

Kedua, ketekunan. Berbeda dengan bermain sulap, menghadapi pencobaan adalah melewati realitas hidup. Untuk menyelesaikannya tidak bisa hanya dengan menggunakan rumus sim salabim abra kadabra! Dibutuhkan ketekunan dan keuletan seperti seseorang yang sedang memikul beban sampai tujuan tertentu. Di sanalah kemudian beban itu diletakkan. Artinya, memang ada waktu yang harus dilalui.

Ketiga, harapan. Tidak selamanya pencobaan itu akan menjadi pergumulan kita. Pasti ada saat untuk berhenti dan kita selesaikan. Malah Tuhan sendiri menjanjikan mahkota kehidupan sebagai hasil akhirnya. Dan harapan itulah yang turut menyuntikkan kekuatan baru bagi kita.

Apa yang Tuhan rindukan adalah Anda bertahan sampai pada kesudahannya.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?