Share Your Story
Paskah Paling Mengesankan Adalah Tahun Ini
TUESDAY, 01 MAY 2012
Total View : 1960 times
Mataku terbelalak saat menerima Blackberry Messanger dari Agnes. Ia memintaku untuk ikut dalam drama Perayaan Paskah di gereja. Pesan itu segera kujawab, apa tidak salah? Acaranya minggu depan kenapa baru mengajak? Agnes menjelaskan bahwa memang kekurangan orang, makanya dibutuhkan beberapa orang lagi. Baiklah. Kembali aku membalas pesannya. Hore, hidup Risang, balasnya senang. Hey, aku memang belum mati. Kembali kubalas dengan gambar wajah emosi, tentunya dengan maksud bercanda. Agnes pun membalas dengan gambar tertawa.
Beberapa hari kemudian, Agnes kembali memberi kabar bahwa kostum untukku sudah tersedia. Wow, gerak cepat nih. Dan sesuai dengan kesepakatan, aku tiba di gereja hari Senin sore tepatnya pukul 17.00 WIB. Baru beberapa orang yang datang. Ci Emi segera mengabsen siapa saja yang sudah datang. Agnes juga bertanya apa aku sudah datang. Rupanya dia di belakanng panggung untuk di make up menjadi setan! Wajahnya, ihhh bukan main seramnya! Aku pun berperan jadi setan sih, hanya saja aku tidak perlu di make up, hanya menggunakan kostum dan jubah berwarna hitam.
Mulanya memang membuat bingung serta canggung. Bagaimana tidak? Aku baru datang latihan untuk pertama kali, sementara acara akan digelar perdana hari Kamis sore! Kami harus mengisi 6 kali pertemuan ibadah dalam waktu 2 hari. Sementara, hari Senin ini kami baru test make up juga kostum. Benar-benar sulit dibayangkan. Apalagi banyak pemain yang belum aku kenal sebelumnya. Tapi puji Tuhan, suasana tegang hanya berlangsung sekejab saja. Selanjutnya kami sudah melebur dalam gelak dan tawa.
Mas Gatot yang menjadi pelatih kami pun tidak terlalu menuntut banyak. Ia hanya menjelaskan adegan seperti apa yang harus kami mainkan, serta bagaimana kami bisa menghidupkan suasana. Beliau pun menekankan walau pun semua tokoh kecuali Chris yang diperankan oleh Jo adalah antagonis, bukan berarti drama ini untuk memuja setan, melainkan supaya penonton semakin waspada bahwa iblis ada dimana-mana. Oleh sebab itu, kami yang berperan sebagai setan akan berkeliling ke bangku penonton sebagai simbolisasi keberadaan setan memang tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Lucunya, petugas gereja yang menyediakan konsumsi bagi kami malah antusias untuk berfoto bersama. Alhasil selesai latihan kami mengadakan jumpa fans mendadak.
Seru tapi jangan ditiru, Pdt.Budi Muljono terkejut saat kami keluar dari lift karena dandanan Zemari serta Agnes yang begitu menakutkan, apalagi hari sudah malam. Keesokan harinya, timbul keributan kecil. Para pemain marah kepada Om Hendra yang dianggap tidak becus dalam menyiapkan properti. Ada pemain yang sampai terluka. Pokoknya Om Hendra dimarahi beramai-ramai. Jujur, aku tidak mengerti masalah apa yang sebenarnya terjadi pada awalnya. Tapi ternyata itu semua hanya sandiwara, karena hari itu Om Hendra berulang tahun. Maka semprotan krim memenuhi tubuhnya. Aku hanya tesenyum geli, masak orangtua dirayakannya seperti anak remaja? Namun karena suasana yang demikian akrab itulah perbedaan usia di antara kami tidak lagi berjarak. Asalkan yah tetap menjaga sopan santun saja.
Hari rabu menjadi hari terakhir latihan sekaligus gladi bersih. Ci Emi sudah mengatakan bahwa para gembala gereja akan datang menyaksikan latihan kami. Wahhh, jantung berdetak kencang nih. Biarlah kami bawa semua di dalam doa. Karena tanpa kasih anugrah-Nya, tentu tidak ada yang bisa dihasilkan. Saat lampu dinyalakan, ternyata ruangan ibadah sudah dipenuhi oleh para hamba Tuhan, termasuk para gembala. Karena malam itu juga sedang diadakan doa. Kami pun dipanggil untuk mendapatkan pengurapan supaya apa yang sudah kami lakukan menjadi berkat bagi jemaat yang menyaksikan drama yang kami mainkan.
Kamis pagi kami sudah ada di gereja untuk latihan yang terakhir kalinya serta persiapan untuk ibadah pertama. Sebenarnya kami harap-harap cemas karena saat itu pemasangan panggung belum juga selesai. Banyak pemain yang belum datang dengan berbagai alasan seperti sekolah, kerja, ujian dll. benar-benar meningkatkan stres. Tapi Tuhan Yesus sungguh luar biasa, tak pernah dipermalukan orang-orang yang berharap pada-Nya. Dua kali pertunjukan dalam hari itu berjalan baik. Meski sempat terjadi beberapa kecelakaan kecil, namun tidak mengganggu jalannya cerita atau buang-buang waktu.
Masalah belum selesai karena hari Jumat kami harus sudah berada di gereja pukul 3 pagi! Alhasil aku dan Andi menginap di tempat Budi. Bukannya segera istirahat, tapi jam sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB mereka masih sibuk bermain game online! Konyolnya lagi, Andi langsung tertidur dengan lelapnya hingga susah dibangunkan.
Jumat Agung benar-benar menguras tenaga kami, sebab jarak antar waktu ibadah hanya sedikit. Makanya tidak heran kami mendapat fasilitas bak artis professional. Makanan enak bergizi tinggi, multi vitamin serta kasur semua sudah tersedia. Di tengah mepetnya waktu, kami masih sempat untuk mengadakan sesi foto serta membuat kehebohan tidak penting. Mas Gatot sendiri sampai kagum, ternyata kami bisa melakukan lebih dari yang dibayangkan. Bahkan terdengar setelah menyaksikan drama,ada beberapa jemaat yang sungguh-sungguh ingin bertobat.
Pertunjukkan terakhir digelar dengan luar biasa, adegan demi adegan tampak nyata. Pemukulan dengan pentungan serta penembakan dengan senjata api seolah terjadi sesungguhnya. Kami di belakang panggung sampai ikut bersorak kegirangan. Drama kami sukses besar. Selesai ibadah kami berteriak kegirangan. Kami pun berkumpul dan Pak David selaku gembala mendoakan kami supaya sungguh apa yang kami lakukan ini memuliakan nama Tuhan serta menjadi berkat bagi yang menyaksikan. Beberapa penonton malah meminta kami foto bersama mereka. Konyolnya lagi sebelum pulang kami malah bergoyang Iwak Peyek ala Trio Macan. Tentunya tidak vulgar atau apa, hanya geleng-geleng kepala sambil bernyanyi kalimat iwak peyek nasi jagung saja, soalnya kami juga tidak hafal lagunya ^^
Sungguh, Paskah kali ini selain mengingat karya keselamatan Yesus Kristus, ada suasana baru yang kurasakan. Bahwa melayani Dia pun aku bisa bersenang-senang namun tetap menjadi terang bagi jemaat. Karena jika Tuhan yang sudah campur tangan, tidak ada yang tidak mungkin, bahkan hal yang tampak remeh-temeh pun diperhitungkan-Nya. Terpujilah nama Tuhan.
Baca Juga:
Tag Keyword : paskah, gereja, setan, drama, drama paskah, perayaan paskah
Sumber : Risang Bayu Citra Saptadi, Diedit oleh : lestari99,
Segala sesuatu yang berkaitan dengan isi dan kebenaran dari kisah di atas diluar tanggung jawab Jawaban.com
Upload Your Story :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Other Articles
Teaching
Ciri-ciri Orang yang Dipenuhi Roh Kudus
Buku "Roh Kudus, Doa, dan Kebangunan" oleh Stephen Tong
Jika ada yang bertanya apakah ada ciri-ciri orang yang dipenuhi Roh Kudus, jawabannya: ada. Ketika Roh Kudus memenuhi hidup seseorang, ada sejumlah perbedaan yang nampak baik dari perbuatan, sikap hati, perkataan, dan lain-lain.Precious Minutes
Video Teachings by :
TV Programs
| Stasiun | Lokasi | Hari | Jam Tayang |
|---|---|---|---|
| SCTV | Jakarta | Senin | 24.30 WIB |
| SBO TV | Surabaya | Kamis | 21.00 WIB |
| Life Channel | Jakarta | Rabu | 03.00 & 20.00 WIB |
| Sabtu | 03.00 & 20.00 WIB | ||
| Family Channel | Jakarta | Sabtu-Minggu | 09.00, 12.00, 20.00, 23.00 & 02.30 WIB |
| Jogja TV | Yogyakarta | Senin | 21.30 WIB |
| Molucca TV | Maluku | Senin-Jumat | 21.00 WIT |
| GO TV | Manado | Senin & Kamis | 18.30 WITA |
| Stasiun | Lokasi | Hari | Jam Tayang |
|---|---|---|---|
| O-Channel | Great Jakarta | Rabu | 22.00 WIB |
| Kamis | 22.00 WIB | ||
| Jumat | 22.00 WIB | ||
| Life Channel | Jakarta | Senin | 03.00 & 20.00 WIB |
| Selasa | 03.00 & 20.00 WIB | ||
| Kamis | 03.00 & 20.00 WIB | ||
| Jumat | 03.00 & 20.00 WIB | ||
| Family Channel | Jakarta | Senin-Jumat | 10.30, 19.30, 02.00, 03.30, & 04.30 WIB |
| SBO TV | Surabaya | Selasa | 21.00 WIB |
| Minggu | 05.30 WIB | ||
| B Channel | Jakarta | Sabtu | 07.30 WIB |
| Minggu | 07.30 WIB | ||
| U Channel | Jakarta | Selasa | 01.00, 04.30, 13.30, & 17.30 WIB |
| Rabu | 00.30, 06.30, 10.30, 14.30 & 23.30 WIB |
| Stasiun | Lokasi | Hari | Jam Tayang |
|---|---|---|---|
| TPI | Jakarta | Jumat | 24.30 WIB |
| MNC TV | Jakarta | Jumat | 24.30 WIB |
| U-Channel | Jakarta | Kamis | 01.00 & 04.30 WIB |
| Jumat | 01.00, 03.30 & 23.30 WIB | ||
| GO TV | Manado | Rabu & Sabtu | 23.30 WITA |
| Stasiun | Lokasi | Hari | Jam Tayang |
|---|---|---|---|
| Bandung TV | Bandung | Sabtu | 22.00 WIB |










COMMENTS
COUNSELLING
* JEMAAT GBI'
2012-05-02 18:57:33