Jangan Goyah, Tuhan Ada Di Sebelah Kananmu!

Renungan Harian / 24 November 2019

Kalangan Sendiri
Jangan Goyah, Tuhan Ada Di Sebelah Kananmu!
Inta Official Writer
      3748

Mazmur 16: 8

Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 146; Wahyu 2; Zakharia 13-14

Kami baru saja berhenti di tempat parkir, tapi tubuhnya yang seberat 8 kilo itu mulai ketakutan. Tubuhnya gemetar. Dachshund alias anjing sosis kami yang bernama Sadie harus mendapatkan vaksinnya. Selain itu, dia juga harus mendapatkan check up tahunannya di sebuah dokter hewan yang tak jauh dari tempat tinggal kami.

Sadie mengenali bangunan dokter hewan tersebut, sehingga ketika masuk, ia tidak bisa berhenti memaksa agar kami membawanya keluar gedung. Bahkan, sampai pemeriksaan dan pemberian vaksin selesai pun, Sadie masih tetap gemetar ketakutan.

Beberapa dekade yang lalu, Elvis menyampaikan bahwa dirinya sedang mengalami perasaan yang campur aduk lewat lagu yang dinyanyikannya. Kalau kita perhatikan kembali liriknya lebih cermat, kita pasti tahu misteri apa yang ada dalam lagu tersebut.

Jatuh cinta membuat seorang Elvis Presley seakan mengalami sebuah guncangan. Tidak perlu dibahas secara lebih lanjut, tapi kata-kata dari penyanyi terkenal ini membuat kita bisa melihat cahaya yang lebih positif dari kondisinya yang sedang mengalami guncangan.

Hidup memang sering memberikan banyak hal, salah satunya kejadian yang membuat kita merasa tidak karuan. Baik itu kehilangan pekerjaan, atau ditinggalkan oleh orang terkasih. Pada satu waktu, kita mendapati anak yang tidak lagi mau dekat dengan kita, bahkan terakhir bertemu dokter, kita divonis penyakit yang sulit untuk sembuh.

Jiwa kita jadi tergoncang dan campur aduk. Hal itu membuat kita cedera secara pikiran, dan merenggut semua sukacita kita. Bahkan, kalau pun tidak ada hal besar yang buruk terjadi dalam hidup, kita bisa merasa campur aduk hanya karena salah pakai sepatu atau salah kostum.

Meski demikian, Firman Tuhan menunjukkan kepada kita mengenai bagaimana cara mengatasi hal-hal tersebut. Caranya bukan dengan menerjemahkannya menjadi lirik penuh cinta, tetapi Firman Tuhan ini menawarkan sebauh rencana yang membuat kita lebih stabil dan membumi.

Mazmur 16:8, "Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah."

Coba lihat lebih dalam mengenai kata-kata yang diutarakan oleh Daud ini. Bersama dengan Roh Kudus, kita bisa memecahkan setiap misteri dalam hidup ini. Inilah cara untuk mengubah dari mentalitas kita yang serba tidak karuan menjadi pasti di dalam tangan Tuhan.

Untuk itu, kita harus bisa menempatkan Tuhan di tempat yang paling depan. Bukan kadang-kadang atau saat Tuhan baik kepada saya, tetapi pada setiap waktu.

Ibrani 12:28, "Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut."

Inilah cara kita menempatkan Tuhan di hdaapan kita. Kita datang ke hadirat-Nya setiap hari dan menawarkan sebuah persembahan bagiNya, yaitu diri kita sendiri. Tuhan dulu, bukan dunia. Fokus kita seharusnya adalah kepada Tuhan.

Kalau kita lihat, pilihan kita bukan menempatkannya hanya sebagai bumbu yang ada di sela-sela kehidupan, apalagi hanya didatangi saat kita mengalami kondisi yang tidak karuan.

Tuhan adalah pendukung dan pribadi pertama yang akan membantu kita. Jika kita mencari Tuhan dan menjaga Dia tetap dekat, kita tahu bahwa Dia adalah sistem pendukung terbaik kita. Dan itu karena faktor dalam Mazmur 16: 8. Karena Tuhan ada di sebelah kanan kita, kita tidak akan terguncang.

Untuk saat ini dan masa depan ketika hidup mengancam untuk mengguncang Anda, ingat dua langkah. Tetapkan Tuhan selalu di hadapanku. Jaga Tuhan di tangan kanan saya.

Hak Cipta © 2018 Karen Friday, digunakan dengan izin.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?