Bekerja Sambil Menunggu

Renungan Harian / 29 August 2026

Bekerja Sambil Menunggu
Claudia Jessica Official Writer
      40

Kejadian 39:22-23

Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

 

Menunggu sering terasa seperti waktu yang terbuang. Kita menunggu jawaban doa, kesempatan kerja, pemulihan, pasangan hidup, promosi, perubahan keadaan, atau pintu baru yang belum juga terbuka. Rasanya hidup seperti sedang tertahan di ruang tunggu, sementara orang lain sudah berjalan jauh di depan.

Yusuf juga pernah ada di masa seperti itu. Ia menerima mimpi besar dari Tuhan, tetapi jalannya justru sangat jauh dari keindahan. Ia dijual oleh saudara-saudaranya, menjadi budak di Mesir, lalu dipenjara karena tuduhan yang tidak ia lakukan. Kalau ada orang yang punya alasan untuk kecewa dan berhenti berusaha, Yusuf punya banyak alasan.

Namun firman Tuhan dalam Kejadian 39 menunjukkan sesuatu yang menarik. Di dalam penjara, Yusuf tidak hanya duduk meratapi nasib. Ia tetap bekerja. Ia tetap bertanggung jawab. Ia tetap melakukan yang bisa ia lakukan di tempat yang tidak ia pilih. Bahkan kepala penjara mempercayakan banyak hal kepadanya, karena Tuhan menyertai Yusuf dan membuat apa yang dikerjakannya berhasil.

Kisah Yusuf mengingatkan kita bahwa masa tunggu bukan masa kosong. Tuhan bisa memakai masa yang terlihat tertunda untuk membentuk karakter, melatih kesetiaan, dan mempersiapkan kita bagi tanggung jawab yang lebih besar.

Yusuf memakai waktu yang mungkin dianggap “terbuang” oleh banyak orang dengan berjalan dekat bersama Tuhan dan bekerja dengan integritas dalam apa pun yang ada di depannya.

Mungkin saat ini kamu sedang berada di “ruang tunggu” hidupmu. Keadaan belum berubah, doa belum terjawab seperti yang kamu harapkan dan target belum tercapai. Tapi pertanyaannya, apa yang bisa kamu lakukan dengan setia di tempatmu sekarang?

Jangan menunggu hidup menjadi ideal baru mau bertanggung jawab. Jangan menunggu pintu besar terbuka baru mau setia dalam hal kecil. Tuhan sering membentuk kita justru lewat hal-hal sederhana yang kita kerjakan hari ini.

 

Momen refleksi:

Apakah kamu sedang merasa di masa tunggu? Bagaimana kamu bisa tetap setia dan bertanggung dalam penantian

Action hari ini:

Pilih satu hal kecil yang ada di depanmu hari ini dan kerjakan dengan sungguh-sungguh. Bisa pekerjaan kantor, tugas rumah, pelayanan, atau tanggung jawab yang selama ini terasa biasa saja. Lakukan dengan integritas, karena Tuhan tetap bekerja bahkan saat kamu sedang menunggu.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?