Waktunya Semakin Singkat! Hiduplah Dengan Waspada

Renungan Harian / 11 September 2026

Waktunya Semakin Singkat! Hiduplah Dengan Waspada
Lori Official Writer
      80

Roma 13:11-12

"Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!"

 

Ketika Rasul Paulus menulis surat ini kepada jemaat di Roma, ia sedang berbicara kepada orang-orang yang hidup di tengah kota besar—penuh godaan, kesibukan, dan tekanan untuk mengikuti gaya hidup dunia (Roma 13).

Paulus tidak sedang memberikan teguran moral biasa. Ia sedang membangunkan jemaat dari rasa nyaman yang membuat mereka lupa bahwa waktu tidak berjalan lambat. Ungkapan "bangun dari tidur" adalah gambaran tentang orang yang hidup seolah-olah punya waktu tak terbatas, padahal kedatangan Tuhan dan penggenapan keselamatan semakin dekat setiap hari.

Di sini ia memberikan dua perbandingan yang sangat jelas, yaitu antara "perbuatan kegelapan" dan "hidup yang diperlengkapi dengan senjata terang". Ia menyebut pesta pora, kemabukan, percabulan, hawa nafsu, perselisihan, dan iri hati sebagai hal-hal yang cocok untuk perbuatan kegelapan—dilakukan diam-diam, seolah tak ada yang melihat dan tanpa menyadari konsekuensinya. Sebaliknya, hidup sebagai "orang siang" berarti hidup terbuka, jujur, dan bertanggung jawab, karena semua yang kita lakukan terlihat jelas di bawah terang.

Saat ia berkata "keselamatan kita sekarang lebih dekat," ia sedang menegaskan bahwa setiap detik waktu yang kita gunakan membawa kita lebih dekat kepada penggenapan rencana Allah. Artinya, kita tidak bisa sembarang memakai waktu kita untuk perbuatan kegelapan yang membuat kita semakin jauh dari keselamatan yang Dia anugerahkan.

Menariknya, Paulus tidak hanya menyuruh kita "menanggalkan" kegelapan, tetapi juga "mengenakan" terang—seperti seorang prajurit yang mengenakan perlengkapan senjata sebelum berperang. Ini bukan sekadar berhenti berbuat dosa, melainkan secara aktif memilih untuk hidup benar setiap hari. 

Saudara, sadar atau tidak waktu terus berjalan, dan kita dipanggil untuk hidup waspada, jujur, dan benar di tengah dunia yang menawarkan banyak godaan kegelapan. Mari memakai waktu yang ada untuk menjadi orang-orang siang yang tetap aktif mengerjakan pekerjaan yang Tuhan percayakan.

 

Refleksi Pribadi:

Paulus menegaskan bahwa keselamatan semakin dekat setiap detiknya, apakah itu membuat saya hidup lebih waspada dan bersungguh-sungguh? Atau selama ini saya menjalani hari-hari tanpa benar-benar menyadari bahwa waktu saya terbatas?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?