Rahasia untuk Tetap Teguh

Renungan Harian / 25 August 2026

Rahasia untuk Tetap Teguh
Lori Official Writer
      101

Ibrani 10: 35-36

Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

 

Di tempat kerja, selalu ada tekanan untuk mengikuti arus — kita bisa saja tergoda untuk mengikuti cara orang lain bekerja, berbisnis, atau bahkan berkompromi dan memotong jalan untuk hasil yang lebih cepat. Dan ketika kita memilih jalan yang berbeda karena nilai-nilai yang kita pegang, jalan itu selalu bukan pilihan yang populer. Di titik itulah muncul pertanyaan yang membuat kita berpikir ulang: "Apa aku perlu melakukan seperti yang mereka lakukan?"

Penulis Ibrani menulis kepada jemaat yang sedang berada dalam pikiran yang sama. Mereka sudah menanggung banyak hal karena iman mereka — penganiayaan, kehilangan harta, dan tekanan sosial yang tidak kecil (Ibrani 10:32-34). Dan di tengah kelelahan itu, ada godaan untuk mundur, untuk melepaskan apa yang selama ini mereka pegang. Tetapi penulis mengingatkan mereka kembali: "Jangan lepaskan kepercayaanmu." Bukan karena jalannya mudah, tetapi karena ada upah besar yang menanti pada akhirnya. 

Kata "ketekunan" dalam ayat 36 dalam bahasa Yunani adalah "hupomone", yang artinya "bukan sekadar bertahan secara pasif, tetapi bertahan dengan penuh kesadaran dan keteguhan." Ini adalah ketekunan yang aktif, yang memilih untuk tetap berdiri bukan karena tidak merasakan beratnya beban, tetapi karena tahu kepada siapa ia berpijak.

Lalu bagaimana kita menemukan kekuatan seperti itu? Kisah Para Rasul 4:13 memberikan kunci yang sangat konkret. Ketika para pemimpin melihat keberanian Petrus dan Yohanes, mereka takjub — bukan karena keduanya punya latar belakang pendidikan yang istimewa, tetapi karena mereka telah bersama Yesus. Keberanian yang sejati bukan lahir dari karakter yang kuat, melainkan dari kedekatan dengan Kristus yang memberikan kekuatan yang melampaui kemampuan manusia.

Saudara, ada satu pelajaran yang bisa kita pegang pagi ini yaitu "rahasia agar kita tetap teguh" - sekalipun dunia menunjukkan cara yang lebih cepat dan menarik, adalah pertama, melihat kepada upah yang akan menanti kita di depan. Kedua, memperbaharui kekuatan kita setiap hari dengan Firman dan doa. Karena semakin kuat fondasi yang menopang kita ketika tekanan dating, semakin godaan tidak punya tempat untuk membuat kita kalah. 

 

Action Praktis:

Minggu ini, identifikasi area pekerjaan  yang rentan menggoda Anda untuk mengikut arus dan kompromi dengan kebenaran.

Ucapkan satu komitmen yang bisa Anda pegang agar tetap teguh memegang kebenaran di area pekerjaan Anda?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?