Nick Vujicic Ungkap Dukacita Kehilangan Ayah dalam Film Terbarunya

News / 23 July 2026

Nick Vujicic Ungkap Dukacita Kehilangan Ayah dalam Film Terbarunya
Sumber: crosswalk.com
Aprita L Ekanaru Official Writer
2675

Nick Vujicic selama ini dikenal sebagai pembicara dan penginjil yang membawa pesan pengharapan kepada jutaan orang di seluruh dunia. Namun, di balik keberaniannya menguatkan orang lain, Nick juga pernah melewati masa dukacita yang sangat berat setelah kehilangan ayahnya.

 

BACA JUGA: Kreator TikTok Ini Bermimpi Bertemu Yesus Tiga Malam Berturut-turut

 

Pengalaman pribadi tersebut menjadi salah satu bagian utama dalam film dokumenter terbarunya, “No Limbs, No Limits: The NickV Story”, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 25 September.

Film ini memperlihatkan sisi lain kehidupan Nick yang jarang diketahui publik. Meski sejak lahir harus menghadapi tantangan besar karena hidup tanpa tangan dan kaki, salah satu pergumulan terberatnya justru datang ketika sang ayah meninggal dunia.

“Saya rasa setiap orang menghadapi sesuatu dengan cara yang berbeda. Bagi saya, saya tidak sanggup membicarakan ayah saya,” ungkap Nick.

 

Harus Menguatkan Orang Lain di Tengah Dukacita

Kehilangan ayah menjadi semakin sulit karena Nick tetap harus menjalani kehidupan publik dan pelayanannya. Ia terus bepergian, berbicara di hadapan banyak orang, serta menyampaikan pesan tentang iman dan pengharapan, sementara di dalam hatinya sendiri ia sedang berjuang menghadapi kehilangan.

Nick mengaku bahwa ia perlahan belajar memproses kesedihannya dengan cara yang lebih sehat.

“Saya telah belajar memprosesnya dengan cara yang berbeda dan tidak membiarkan semuanya terus menumpuk. Namun, kita tidak pernah berhenti merindukannya,” katanya.

Film dokumenter ini tidak hanya membahas kehilangan, tetapi juga menyentuh isu kesehatan mental, ketangguhan, dan bagaimana seseorang dapat tetap menemukan tujuan hidup di tengah rasa sakit.

 

Teladan Sang Ayah Membentuk Kehidupannya

Bagi Nick, ayahnya bukan hanya sosok orang tua, tetapi juga teladan yang membentuk cara pandangnya tentang kehidupan, ketekunan, dan perannya sebagai seorang ayah.

“Dedikasi ayah saya untuk membantu saya menemukan kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup telah menginspirasi perjalanan saya sendiri sebagai seorang ayah,” ujar Nick.

Salah satu nasihat sang ayah yang terus ia ingat adalah agar keterbatasan fisiknya tidak menentukan apa yang dapat atau tidak dapat ia lakukan.

Teladan tersebut kini diteruskan Nick kepada anak-anaknya sendiri. Ia mengatakan bahwa iman serta kenangan bersama ayahnya telah menopangnya melewati kehilangan yang mendalam.

 

BACA JUGA: Punya Nyaris 1 Juta Pengikut, Peramal Tarot Ini Tinggalkan Semuanya demi Yesus

 

Kisah tentang Iman dan Nilai Setiap Manusia

“No Limbs, No Limits: The NickV Story” menghadirkan rekaman keluarga yang belum pernah dipublikasikan serta wawancara dengan orang-orang yang berpengaruh dalam kehidupan Nick Vujicic.

Film ini menggambarkan perjalanan seorang pria yang tidak membiarkan keterbatasan menentukan masa depannya. Dari pergumulan fisik hingga kehilangan orang terkasih, Nick belajar bahwa iman bukan berarti hidup tanpa rasa sakit, tetapi tetap percaya kepada Tuhan di tengah rasa sakit tersebut.

Melalui film ini, Nick berharap kisah hidupnya dapat kembali mengingatkan banyak orang bahwa setiap manusia memiliki nilai, tujuan, dan harapan, bahkan ketika kehidupan tidak berjalan seperti yang diinginkan.

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?