Ibadah Ke Tanah Suci dengan Hati Bimbang, Dade Bagikan Pergumulannya Jadi Pengikut Kristus
Sumber: YT Superyouth ID

Media Program / 16 April 2026

Kalangan Sendiri

Ibadah Ke Tanah Suci dengan Hati Bimbang, Dade Bagikan Pergumulannya Jadi Pengikut Kristus

Claudia Jessica Official Writer
358

Siapa sangka, seseorang yang pernah menjejakkan kaki di Tanah Suci justru menemukan titik balik hidupnya bukan di sana, melainkan dalam sebuah pergumulan pribadi yang sunyi.

Dade Yosef adalah salah satu contoh nyata bahwa perjalanan iman tidak selalu berjalan lurus. Tahun 2011, ia berangkat beribadah ke tanah suci bersama sang ibu dengan kondisi hati yang bimbang.

Di balik ibadah yang ia jalani, Dade justru mengaku sedang berada di fase agnostik atau percaya Tuhan ada, tetapi merasa Tuhan tidak terbatas oleh satu agama.

 

BACA JUGA: Rela Diusir Keluarga Karena Jadi Pengikut Kristus, Kisah Nyata Fajar Nugraha

 

“Kalau Tuhan ada, kenapa Dia taruh aku di kondisi hati yang bimbang dan sedih?” begitu kira-kira pertanyaan yang terus mengganggu pikirannya saat itu.

Sejak kecil, Dade memang sudah terbiasa berpikir kritis. Ia mempertanyakan banyak hal, termasuk tentang makna doa dan hubungan manusia dengan Tuhan.

Ditambah lagi, kondisi keluarga yang tidak harmonis membuatnya semakin sulit menemukan damai. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang, justru terasa tidak nyaman.

“Rumah itu harusnya tempat pulang, tapi waktu itu rasanya bukan rumah,” ceritanya.

Namun, di tengah pencariannya, ada benih kecil yang mulai tumbuh. Saat masih SMP, ia diam-diam tertarik dengan cara teman-teman Kristennya berdoa.

 

BACA JUGA: Apa yang Membuat Gen Z Percaya Yesus?

 

Dade merasa ada sesuatu yang berbeda dari umat Kristen.

“Saya lihat mereka berdoa itu kok hikmat ya… ada sesuatu yang bikin hati saya bergetar,” katanya.

Sampai suatu hari, Dade ditugaskan kantornya untuk pergi ke Gua Maria Kediri. Di tempat ini Dade hanya duduk diam di depan patung salib, tanpa kata, tetapi di dalam hatinya, ada pergumulan yang tak bisa dijelaskan.

“Di situ saya cuma mikir… kok hati saya berat banget ya?”

Ia mencoba menyangkal.

“Kayaknya Tuhan itu bukan cuma Yesus deh,” pikirnya saat itu.

Namun setelah pulang, sesuatu terjadi. Selama tiga malam berturut-turut, ia terbangun pukul tiga pagi dengan perasaan yang sama: gelisah, kosong, dan tak terjelaskan.

“Saya bingung, ini apa sih? Kenapa terus-terusan terjadi?” tanyanya heran.

Hingga akhirnya, di malam ketiga, ia menyerah dan akhirnya berdoa kepada Tuhan Yesus.

 

BACA JUGA: Jatuh Ke Pergaulan Bebas Gara-gara Broken Home dan Bullying Rusak Gambar Diri Ibrahim

 

“Tuhan Yesus, aku panggil Engkau. Masuklah ke dalam hatiku,” doanya.

Ia terus mengulang doa itu.

“Dari jam tiga sampai jam lima pagi, saya cuma nangis dan berdoa.”

Dan di situlah ia mengalami sesuatu yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.

“Kayak ada beban yang diangkat. Luka, kecewa, semuanya kayak keluar.”

“Saya ngerasa lega… seperti jadi manusia baru,” tambahnya lagi.

Sejak saat itu, hidupnya berubah. Ia menemukan damai yang selama ini ia cari.
“Kalau dulu saya cari Tuhan ke mana-mana, sekarang saya tahu… Tuhan itu nyata,” katanya.

 

BACA JUGA: Kenapa Masalah Hidup Berat Banget? Aku Gak Kuat

 

Bahkan perubahan itu tidak berhenti pada dirinya. Katanya, “Sekarang saya bisa jadi pembawa damai di rumah. Yang dulu penuh konflik, pelan-pelan dipulihkan.”

Masih banyak cerita seru kehidupan Dade Yosef dalam perjalanan imannya mengikut Tuhan Yesus yang telah dikupas tuntas dalam Podcast Superyouth yang bisa kamu saksikan di Youtube Superyouth atau video di bawah ini:

Sumber : YouTube Superyouth
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?