Imlek, Shio, Fengshui, dan Keberuntungan, Apa yang Sebenarnya Menentukan Hidup Kita?
Sumber: David Thái from Pexels

Relationship / 11 February 2026

Kalangan Sendiri

Imlek, Shio, Fengshui, dan Keberuntungan, Apa yang Sebenarnya Menentukan Hidup Kita?

Claudia Jessica Official Writer
3046

Setiap menjelang imlek, banyak orang mulai membicarakan shio, peruntungan, dan prediksi nasib di tahun yang baru. Ada yang berharap tahun ini lebih hoki, lebih lancar rezeki, dan lebih minim masalah dibanding tahun sebelumnya. Tidak sedikit juga yang mencari tahu soal fengshui, arah keberuntungan, hingga simbol dan warna yang dianggap membawa hoki.

Semua itu sangat dekat dengan budaya dan tradisi tionghoa. Imlek memang sering dipandang sebagai momen awal yang baru. Tidak heran jika orang-orang ingin memulai tahun dengan harapan yang lebih baik.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah hidup manusia benar-benar ditentukan oleh peruntungan yang bisa diprediksi?

 

BACA JUGA: Bolehkah Orang Kristen Membagikan Angpao dalam Perayaan Imlek?

 

Mengapa Kita Ingin Tahu Masa Depan

Pada dasarnya, setiap orang menginginkan kepastian. Kita ingin merasa aman tentang apa yang akan terjadi. Prediksi shio dan fengshui sering memberi rasa tenang, seolah ada gambaran tentang tahun yang akan dijalani.

Namun hidup sering kali berjalan di luar perhitungan. Orang dengan shio yang sama bisa memiliki pengalaman hidup yang sangat berbeda. Ada yang diberkati, ada yang bergumul. Ini mengingatkan kita bahwa hidup tidak sesederhana satu rumus keberuntungan.

Perspektif Chinese Kristen di Tengah Budaya

Bagi seorang Chinese Kristen, imlek tetap bisa menjadi momen yang penuh makna. Kita tetap menghormati budaya, berkumpul bersama keluarga, dan merayakan kebersamaan. Namun di saat yang sama, kita menyadari bahwa hidup kita tidak lagi digerakkan oleh ketakutan akan peruntungan.

 

BACA JUGA: 6 Fakta Unik Tentang Imlek dan Tradisinya yang Jarang Diketahui Banyak Orang

 

Sebagai orang yang sudah lahir baru, kita percaya bahwa arah hidup tidak ditentukan oleh shio dan fengshui, melainkan oleh kebenaran Firman Tuhan. Identitas kita bukan lagi pada perhitungan tahun kelahiran, tetapi pada siapa kita di dalam Kristus.

Alkitab mengingatkan dalam Amsal 16:9 bahwa manusia merencanakan jalannya, tetapi Tuhan yang menentukan langkahnya. Ini bukan berarti kita menolak budaya, tetapi kita memilih untuk menaruh pengharapan utama kepada Tuhan

Merayakan Imlek dengan Iman yang Dewasa

Sikap yang bijak bukanlah menjadi konfrontatif ketika keluarga membicarakan shio atau fengshui. Tidak perlu berdebat atau menghakimi. Kita bisa tetap rendah hati, penuh kasih, dan menunjukkan keyakinan melalui sikap yang tenang.

 

BACA JUGA: Makanan Khas Imlek Punya Makna Tersendiri atau Hanya Tradisi?

 

Contohnya, ketika di meja makan keluarga ada yang berkata, “Tahun ini shio kamu kurang bagus, harus hati-hati,” kita tidak perlu langsung menyanggah atau membuat suasana tegang. Kita bisa merespons dengan santai, seperti, “Terima kasih sudah mengingatkan. Aku tetap percaya Tuhan yang memegang hidupku.” Jawaban seperti ini tidak menyerang, tetapi tetap menyatakan iman kita.

Atau ketika keluarga mengatur posisi tempat duduk atau dekorasi rumah berdasarkan fengshui, kita tetap bisa menghormati keputusan mereka sebagai bagian dari budaya. Namun dalam hati, kita tidak menggantungkan rasa aman pada arah pintu atau tata letak ruangan, melainkan pada penyertaan Tuhan.

Imlek tetap bisa menjadi momen refleksi. Kita bisa memakai kesempatan ini untuk mengucap syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun lalu dan menyerahkan tahun yang baru dalam doa bersama keluarga. Tanpa perlu menggurui, tanpa perlu menghakimi.

 

BACA JUGA: Orang Kristen Boleh Tidak Memegang Hio dan Merayakan Imlek?

 

Di tengah pembahasan tentang hoki, shio, maupun fengshui, kita tahu bahwa berkat sejati datang dari pemeliharaan Tuhan. Sikap yang tenang, penuh kasih, dan konsisten sering kali berbicara lebih kuat daripada perdebatan panjang.

Jika Anda ingin membahas lebih lanjut tentang hal ini atau sedang bergumul antara iman dan tradisi, Anda bisa menghubungi Layanan Doa CBN di 0822-1500-2424. Kami siap mendengarkan dan mendampingi Anda.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami