Christy Mokorowu, seorang anak perempuan berusia 11 tahun, memiliki pengalaman pahit yang tidak akan mudah dilupakan. Setahun yang lalu, saat ia masih duduk di kelas 4 SD, Christy pernah dipukul dan dikeroyok oleh dua teman sekolahnya.
Yang membuat luka itu terasa lebih dalam, ia sama sekali tidak tahu apa kesalahannya.
“Aku bilang dalam hati, ‘Kenapa ya? Salahku apa?’” ujar Christy.
Dua anak yang memukulnya ternyata lebih tua dariny. Satu dari kelas 6 SD dan satu lagi sudah kelas 1 SMP.
BACA JUGA: Satu Tayangan Superbook Bikin Caleb Berhenti Dendam dan Mulai Mengasihi – Kisah Nyata
Saat kejadian berlangsung, keluarga Christy tengah mengadakan ibadah syukuran di rumah sehingga tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi.
“Waktu itu pas banget ada ibadah syukuran di rumah, mereka lagi bermain, jadi saya tidak tahu kalau kejadian seperti itu,” kata Mama Christy.
“Saya baru tahu setelah nenek dari salah satu pelaku cerita kalau Christy habis dipukuli,” tambahnya.
Selain meninggalkan luka fisik, peristiwa itu juga meninggalkan luka di hati Christy. Ia berniat untuk menjauhi teman-teman yang telah memukulinya, tapi Tuhan menyentuh hati Christy.
Hari itu, guru sekolah minggu mengajarkan tentang perumpamaan Anak yang Hilang. Dalam kisah tersebut, sang ayah tetap menyambut dan memeluk anaknya meskipun anak itu sudah bersalah dan meninggalkannya.
BACA JUGA: Bertobat Setelah 30 Tahun Tinggalkan Tuhan di Hidupnya
Christy pun mulai berpikir dalam hati, bahwa kalau Tuhan Yesus saja bisa mengampuninya, artinya Christy juga harus belajar mengampuni orang lain.
Perjalanan mengampuni teman-temannya tentu tidak mudah. Christy mengaku butuh waktu dan kekuatan dari Tuhan. Ia berdoa dan perlahan mulai membuka diri.
“Sebenarnya sampai sekarang aku masih bertanya-tanya, salahku apa? Tapi aku sudah maafin mereka,” ucap Christy dengan tulus.
BACA JUGA: “Kalau Tuhan Bisa Ubah Paulus, Tuhan Juga Bisa Ubah Aku” – Kisah Nyata Sahat, 10 Tahun
Pengampunannya itu terlihat dari bagaimana Christy bersedia untuk bermain dan tertawa bersama lagi dengan teman-temannya. Ia mengajak mereka berbicara, berinteraksi, dan tidak lagi menyimpan kepahitan.
Apakah Anda rindu melihat lebih banyak kisah nyata seperti Christy? Mari dukung pelayanan Superbook dengan menjadi Mitra CBN. Lewat dukungan Anda, anak-anak Indonesia dapat mengenal kasih dan pengampunan Tuhan.
Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi sekarang:
Sumber : Jawaban.com