Pendeta Dr. Rubin Adi Abraham, Bicara Tentang Akhir Zaman

Milenial / 30 June 2025

Pendeta Dr. Rubin Adi Abraham, Bicara Tentang Akhir Zaman
Sumber: Cahaya Bagi Negeri Youtube
Aprita L Ekanaru Official Writer
6148

Dalam episode spesial Cahaya Bagi Negeri Podcast, Pendeta Dr. Rubin Adi Abraham, Ketua Sinode Gereja Battle Indonesia, membagikan insight mendalam tentang isu-isu aktual yang dihadapi gereja dan generasi muda Kristen. Dari tanda-tanda akhir zaman, tantangan teknologi AI, hingga esensi pemuridan, simak pandangan beliau yang relevan dan mencerahkan!

 

Apakah Kita di Akhir Zaman?

Pendeta Rubin menyatakan bahwa kita sedang berada di "akhir dari akhir zaman". Dengan merujuk pada peperangan global dan situasi Israel, ia menegaskan bahwa kedatangan Yesus semakin dekat. Namun, bagaimana gereja menyikapi fenomena ini?

 

AI Merupakan Ancaman atau Anugerah?

Teknologi AI seperti Google V3 menjadi topik hangat. Pendeta Rubin mengingatkan bahwa AI bersifat netral seperti pisau, bisa digunakan untuk kebaikan atau kejahatan. Tantangannya adalah menjaga integritas Firman Tuhan di tengah kemajuan teknologi yang bisa meniru suara bahkan wajah manusia!

 

Gereja di Tengah Goncangan

Dari gejolak politik hingga krisis ekologi, gereja dipanggil untuk menjadi mercusuar kebenaran. Pendeta Rubin menekankan pentingnya unity in diversity, kesatuan dalam keberagaman dan peran gereja dalam menjawab pergumulan keluarga dan masyarakat.

 

Kunci Gereja yang Relevan

"Jangan cari gereja sempurna, karena jika ada, jangan masuk, kamu akan membuatnya tidak sempurna," canda Pendeta Rubin. Baginya, pemuridan adalah jantung gereja. Transformasi hidup, bukan sekadar jumlah jemaat, yang menjadi tolok ukur keberhasilan.

 

Encounter dengan Yesus, Bukan Entertainment

Di era media sosial yang penuh pencitraan, Pendeta Rubin mengingatkan bahwa yang dibutuhkan jemaat bukan hiburan, tapi perjumpaan dengan Yesus. Inner life lebih penting daripada public life!

Temukan lebih banyak wisdom dan tantangan pelayanan dari Pendeta Rubin dalam video lengkapnya. Siapkah gereja menghadapi zaman yang berubah? Bagaimana kita memprioritaskan pemuridan dalam kehidupan sehari-hari? 

"Unity is not uniformity. Kesatuan bukanlah keseragaman."Pendeta Rubin Adi Abraham.

Sumber : Cahaya Bagi Negeri Youtube
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?