Tetap Berpengharapan di Tengah Situasi yang Sulit
Kalangan Sendiri

Tetap Berpengharapan di Tengah Situasi yang Sulit

Contasia Christie Official Writer
      406

Roma 15: 13

Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.

 

Bacaan setahun : Mazmur 7; Wahyu 13; Nehemia 6-7

Akhir-akhir ini mulai semakin banyak perusahaan yang mem-PHK karyawannya. Bahkan ada perusahaan yang memaksa karyawannya untuk resign. Ada yang bilang ini semua terjadi karena efek dari ketidakstabilan ekonomi yang sedang berlangsung dan akan semakin parah di tahun 2023. Tak sedikit juga pakar yang mengatakan ini semua bergantung dari bagaimana perusahaan tersebut mengelola keuangannya, sehingga tidak ada hubungannya dengan resesi.

Apapun alasannya, kita kini memasuki akhir tahun yang semakin membuat kita bertanya-tanya, apakah yang akan terjadi di tahun 2023? Apakah resesi akan benar terjadi? Berita yang beredar kadang membuat kita semakin memiliki gambaran yang buruk akan masa depan dan mulai putus asa. Namun hari ini, mulailah buang segala kekhawatiran itu dan kembali pada sumber pengharapan, yaitu Allah. Lalu dapatkan pengharapan kembali seperti pada firman Tuhan dalam Roma 15:13!

Allah tidak akan menjajakan harapan palsu dan kata-kata penyemangat yang dangkal. Saat dalam kehidupan ini tidak ada yang bisa diprediksi, hanya Tuhanlah yang paling bisa dipercaya. Dia menawarkan kata-kata kehidupan dan pengharapan saat kita putus asa.

Paulus memberikan alasan yang logis bagi kita untuk terus memiliki pengharapan. Ia mengatakannya dalam Roma 8: 24-25 “Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.”

 

Pengharapan bukanlah sesuatu yang sudah bisa kita ‘lihat’ atau berdasarkan ramalan. Pengharapan adalah sesuatu yang belum terlihat, bahkan yang mustahil terjadi. Jadi marilah kita kembali pada sumber pengharapan di tengah kehidupan yang tidak pasti, yaitu Allah agar kita memiliki hati dan pikiran yang positif.

Ikuti Kami