Mukjizat Bagi Orang Percaya
Kalangan Sendiri

Mukjizat Bagi Orang Percaya

Samuel Agus Santoso Contributor
      1327

Markus 10:27

Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah."

 

Bacaan setahun : Mazmur 22; 1 Korintus 13; Ayub 22-24

Apakah Anda sedang mengalami persoalan-persoalan yang tidak ada jalan keluarnya? Apakah saat ini Anda sedang sakit dan dokter sudah angkat tangan, menyerah? Apakah Anda membutuhkan sesuatu yang mendesak dan harus segera dipenuhi? Bahkan sepertinya semua seakan mustahil. Jangan kuatir sahabat, ada kabar baik bagi kita semua, mukjizat masih ada!

Di dalam Injil dikisahkan, Tuhan Yesus banyak sekali melakukan mukjizat. Paling tidak ada sekitar 50 mukjizat yang dilakukan oleh Kristus. Mulai dari mengubah air menjadi anggur (Yoh. 2:1-11), meredakan angin ribut (Mat. 8:23-27), berjalan di atas air (Yoh.6:17-21), memberi makan lima ribu orang (Mrk. 6:35-44), menyembuhkan orang buta yang bernama Bartimeus (Mat. 10: 46-52), menyembuhkan orang lumpuh (Mat. 9:1-8), membangkitkan anak muda di Nain (Luk. 7:11-16) dan masih banyak lagi mukjizat-mukjizat lain.

Tapi tahukah Anda bahwa mukjizat terbesar dalam hidup adalah karunia keselamatan yang diberikan Tuhan Yesus kepada orang berdosa. Seperti tertulis dalam Roma 10: 9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Inilah mukjizat terbesar itu. Manusia yang seharusnya dihukum mati karena dosa, mendapat anugerah hidup yang kekal. Jika ada yang berkata apakah mungkin manusia yang sudah berdosa dan kehilangan masa depan, dapat diubahkan memiliki pengharapan? Bagi manusia itu mustahil. Tapi bagi Allah, tidak ada yang mustahil.

Itulah yang dikatakan Tuhan Yesus bahwa, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah. Beberapa orang membayangkan hal ini berkaitan dengan suatu gerbang atau pintu kecil yang menuju Yerusalem.

Gerbang ini umumnya terkenal dengan nama lubang jarum, karena ukurannya yang kecil dan sempit, yang tidak bisa dilewati seekor unta jika bebannya tidak dilepaskan dan dibuat berjalan dengan cara berlutut (Mrk 10: 25). Seperti unta-unta tersebut, orang-orang kaya tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga jika ia tidak mau melepaskan beban kekayaan duniawinya, dan merendahkan diri mengikuti perintah yang sederhana, sehingga bisa melewati gerbang yang sempit.

 

Sahabat, jika keselamatan saja Tuhan berikan, apalagi kebutuhan hidup kita, pasti Tuhan berikan! Kuncinya percaya saja, sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Ikuti Kami