Menjadi Kesaksian Hidup
Kalangan Sendiri

Menjadi Kesaksian Hidup

Liana M. Tapalahwene Contributor
      1023

Yeremia 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."

 

Bacaan setahun : Mazmur 13; Wahyu 19; Ayub 1-2

Ketika kita merenungkan arti berserah sepenuhnya kepada Tuhan, maka kita akan melihat dan belajar bahwa hidup di dalam Tuhan akan membawa kita menatap dan menjalani hidup di dalam harapan serta masa depan.

Dasar dari penulisan kitab Yeremia pasal 29 ini adalah mengenai surat yang dikirimkan oleh Nabi Yeremia kepada bangsa Israel dalam pembuangan mereka ke Babel. Hidup dalam buangan dan penolakan tentunya menimbulkan sakit dan penderitaan. Melihat perkara inilah, Nabi Yeremia menuliskan surat penguatan bagi umat Israel dalam masa pembuangan mereka di Babel.

Yeremia ingin menegaskan bahwa di dalam Tuhan ada harapan dan masa depan. Namun harapan dan masa depan itu tidak serta merta menjadi kenyataan sesegera mungkin. Karena, Tuhan mengizinkan bangsa Israel ada dalam masa pencobaan itu agar mereka bisa dimurnikan (baca Yeremia 29:12-14).

Bahkan dalam masa kesesakan, tidak patut untuk bangsa Israel berkeluh kesah hingga mengutuki diri sendiri dan Tuhan. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan. Meski gelombang badai datang menerpa, jangan biarkan sukacita dan damai sejahtera itu terenggut dari hidup dan diri kita.

Lebih jauh Yeremia mengingatkan kita, bahwa apapun yang terjadi di lingkungan kerja, lingkungan sosial bermasyarakat, dan berada di suatu kota yang jahat sekalipun, ingatlah Yeremia 29:7 ~ "Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu."

Sahabat, hidup kita adalah hidup yang unik dan berbeda dengan lingkungan sekitar kita. Oleh karena itu, dimanapun Tuhan tempatkan kita, disitulah karya Tuhan semakin nyata berbuah melalui kesaksian hidup kita yang memberkati orang lain.

Prinsipnya bahwa, "Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. (Filipi 4:6-7).

 

Selamat menjadi saluran berkat dalam membagikan sukacita dan harapan bagi orang lain. Biarlah nama Tuhan dipermuliakan.

Ikuti Kami