LGBT Ditolak atau Dikasihi? Ini Kata Pendeta Gilbert Lumoindong

News / 11 May 2022

Kalangan Sendiri

LGBT Ditolak atau Dikasihi? Ini Kata Pendeta Gilbert Lumoindong

Lori Official Writer
1377

Kasus LGBT kembali mencuat setelah Youtuber Deddy Corbuzier mengundang pasangan gay dalam tayangan Close The Door-nya beberapa waktu lalu. Akibatnya, Deddy dianggap mendukung pernikahan LGBT yang hingga saat ini statusnya tidak diakui negara sesuai dengan UU Nomor 1 Tahun 1974 pasal 1, yang bunyinya, “Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Menyikapi pro kontra terkait tayangan tersebut, Deddy memutuskan untuk menurunkan video tersebut. “Kalau memang ini membuat kegaduhan yang menggaduhkan masyarakat, gua minta maaf,” unggap Deddy Corbuzier.

Lalu bagaimana seharusnya masyarakat menanggapi keberadaan kaum LGBT di bangsa ini? Pantaskah mereka ditolak dan dijauhi?

 

Baca Juga:

Ini Kata Pendeta Gilbert Lumoindong Soal Ajaran Sesat di Tengah Gereja

Tobat Jadi Transgender, Kini Arianna Armor Bagikan Kasih Tuhan ke Jutaan Orang di TikTok

 

Keberadaan LGBT ini terbilang dilematis, terlebih karena Indonesia merupakan negara yang menjunjung nilai agama dan budaya. Meski begitu, umat Kristen di Indonesia dianggap perlu menyikapi isu ini berdasarkan firman Tuhan.

Sebagaimana disampaikan oleh Pendeta Gilbert Lumoindong melalui Youtube Channelnya, bahwa orang Kristen tidak bisa mengutuki LGBT dengan sembarangan. Namun di waktu yang bersamaan juga tidak bisa kompromi dengan perilaku yang mereka lakukan berdasarkan firman Tuhan yang tertulis dalam 1 Korintus 6: 9-10, “Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”

Dia menegaskan bahwa Tuhan memandang perilaku ini dengan serius. Namun di akhir zaman ini, perilaku tersebut akan semakin meraja lela. Sehingga, kita perlu memahami kebenaran firman Tuhan secara mendalam, sehingga kita bisa bersikap tegas dan tidak kompromi dalam menyikapinya. 

 

Baca Juga: 

Homoseksual Sudah Ada Sejak Alkitab Belum Ditulis! Lihat Fakta Alkitab-nya di Sini!

Haruskah Saya Menghadiri Pernikahan Gay Sahabat atau Keluarga Saya?

 

“Yang harus kita mengerti kita gak bisa sembarang menghakimi para LGBT, mengutuki para LGBT. Tapi kalau kita gak hati-hati, kita bisa sembarang asal menerima, mencampuradukkan ajaran. Jadi kita gak boleh menghakimi LGBT dan pada saat yang bersamaan kita juga gak boleh kompromi dengan itu,” ungkap Pendeta Gilbert Lumoindong.

Dia kembali menegaskan bahwa LGBT secara tegas merupakan perilaku seksual menyimpang yang bukan berasal dari Tuhan. Namun orang percaya tidak dibenarkan untuk menghakimi atau menegur orangnya tetapi menegur perilakunya.

Sumber : Youtube Gilbert Lumoindong
Halaman :
1

Ikuti Kami