Homoseksual Sudah Ada Sejak Alkitab Belum Ditulis! Lihat Fakta Alkitab-nya di Sini!

Homoseksual Sudah Ada Sejak Alkitab Belum Ditulis! Lihat Fakta Alkitab-nya di Sini!

Claudia Jessica Official Writer
428

Homoseksual atau hubungan sesama jenis, menjadi sebuah kontroversi di zaman ini. Banyak negara yang sudah melegalkannya. Namun di Indonesia sendiri homoseksual dan LGBT adalah hal yang tabu, baik secara sosial maupun agama.

Tapi tahukah Anda bahwa hubungan sesama jenis tercatat dalam Alkitab sejak ribuan tahun lalu. Seperti apa Fakta Alkitab tentang Homoseksual dan LGBT?

 

Homoseksual dalam Alkitab Perjanjian Lama

Kejadian pasal 19 adalah bagian Alkitab Perjanjian Lama yang menggambarkan adanya perilaku homoseksual. Kisah dalam pasal ini berkaitan dengan Lot dengan orang-orang Sodom dan Gomora.

Ketika itu, orang-orang Sodom mengatakan kepada Lot bahwa mereka ingin “mengenal” dua orang tamu yang Lot sebut sebagai “tuan-tuan” (Kej. 19:2). Namun yang dimaksudkan mereka bukanlah sekedar ingin mengenal dalam pengertian umum, namun istilah tersebut digunakan untuk memperlihatkan keinginan mereka untuk melakukan hubungan seksual.

Kesimpulan ini didukung oleh beberapa fakta. Pertama, Lot mendesak dua orang tamunya untuk menginap di rumahnya karena Lot tahu apa yang akan terjadi jika mereka tidak dilindungi.  Kedua: tindakan Lot yang meminta orang-orang Sodom menyetubuhi anak-anaknya memperlihatkan bahwa Lot tahu bahwa yang diinginkan orang-orang Sodom adalah persetubuhan sesama jenis.

Dari peristiwa inilah muncul istilah sodomi, istilah ini terutama menunjuk kepada homoseksualitas dan nafsu homoseks.

 

Perjanjian Baru Menentang Homoseksual

Alkitab tidak pernah bungkam terhadap isu homoseksual masa kini, sebab dalam sepanjang masa Alkitab bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran (2 Tim. 3:16).

Perilaku homoseksual, baik yang didasarkan atas paksaan, bayaran ataupun “suka sama suka” dipandang sebagai pelanggaran moral atau dosa. Hal ini sangat jelas disampaikan dalam Perjanjian Baru. Dalam 1 Korintus 6:9-10, Rasul Paulus berkata bahwa seorang pemburit tidak akan masuk dalam Kerajaan Allah.

 

 

BACA JUGA: Dibesarkan Oleh Orangtua Gay dan Benci Kristen, Pria Ini Percaya Tuhan Lewat Alkitab

 

Pemburit berasal dari kata semburit yang berarti persetubuhan sesama lelaki. Paulus juga menekankan hal ini dalam Roma 1:26-27. Pandangan Paulus terhadap persoalan homoseksual sejajar dengan etika Perjanjian Lama yang didasarkan atas tradisi pernikahan dalam Kejadian 2:24, dimana pernikahan dan persetubuhan didesain Tuhan hanya dalam hubungan laki-laki dan perempuan.

Pembahasan homoseksual penting untuk dibahas Paulus, sebab Paulus adalah seorang Kristen yang mengenal dan hidup dalam budaya Yahudi, Yunani dan Romawi, serta mengerti betul cara pandang budaya-budaya tersebut. Kebanyakan jemaat yang dilayani Paulus pun adalah orang-orang Yunani-Romawi, sehingga penting baginya untuk menyampaikan perihal penolakan akan homoseksual dalam pengajarannya.

 

Perilaku Homoseksual Tidak Diciptakan Allah di halaman berikutnya -->

Sumber : jawaban channel
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami